Kompetensi 5 dari 7 Kompetensi UKOM
MODUL PEMBAHASAN & STRATEGI MENJAWAB

Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Cara menjawab • Pembahasan langkah demi langkah • Analisis opsi • Tips belajar

54 Soal 6 Kelompok pembahasan 7 Kompetensi UKOM
Lihat semua soal
Petunjuk belajar

Petunjuk Menggunakan Pembahasan Ini

Pembahasan disusun mengikuti urutan soal agar mudah dipelajari dari awal sampai akhir. Istilah dan fokus soal dipertahankan agar mudah digunakan untuk belajar, latihan mandiri, dan mengoreksi cara berpikir saat memilih opsi.

Pada beberapa soal terdapat redaksi, satuan, atau opsi yang berpotensi membingungkan. Bagian tersebut diberi kotak “Catatan penting” agar pembaca dapat membedakan antara acuan pada naskah dan perhitungan atau konsep yang perlu diperhatikan.

Setiap soal langsung diikuti bagian “Cara Menjawab”. Untuk soal hitungan, biasakan menulis: Diketahui → Ditanya → Rumus → Substitusi → Satuan → Pilih opsi. Untuk soal konsep, cari kata jawaban pada soal dan eliminasi opsi yang berbeda kategori konsep.

Strategi utama

Strategi 5 langkah sebelum memilih jawaban

1

Garisbawahi kata jawaban.

2

Tentukan topik/indikator.

3

Tulis rumus atau definisi inti.

4

Eliminasi opsi beda konsep.

5

Periksa satuan dan konteks waktu sebelum memilih jawaban.

Bekal hitungan

Ringkasan Rumus yang Sering Muncul

Standar Beban Kerja Waktu kerja tersedia ÷ norma waktu per kegiatan
Pertumbuhan (Nilai baru − nilai lama) ÷ nilai lama × 100%
Proyeksi majemuk Nilai awal × (1+r)^n
BOR Hari perawatan ÷ (TT × hari periode) × 100%
BTO Pasien keluar (hidup + meninggal) ÷ TT
TOI [(TT × hari periode) − hari perawatan] ÷ pasien keluar
AvLOS Total lama rawat ÷ pasien keluar
NDR Meninggal >48 jam ÷ (pasien keluar − meninggal <48 jam) × 1.000
Ringkasan materi

Materi Inti yang Perlu Dipahami

Gunakan bagian ini sebagai peta konsep sebelum masuk ke latihan soal. Setiap topik diringkas dengan konteks, prinsip, dan hal yang paling sering membedakan pilihan jawaban.

01

Perencanaan dan fungsi manajemen RMIK

Manajemen RMIK mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan/pengarahan, serta pengendalian. Kenali fungsi dari tindakan yang dilakukan manajer, bukan hanya istilah yang muncul pada kalimat.

  • Menyusun target, jadwal, dan kebutuhan sumber daya termasuk perencanaan.
  • Membagi peran dan struktur kerja termasuk pengorganisasian.
  • Membandingkan hasil dengan standar termasuk pengendalian.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Tentukan fungsi dari tindakan manajer, bukan sekadar jabatan pelakunya. Menetapkan sasaran dan langkah adalah planning; membagi peran adalah organizing; menggerakkan tim masuk actuating/leading; membandingkan hasil dengan standar adalah controlling.

Perlu diingat

Kegiatan SDM dapat muncul pada beberapa fungsi manajemen. Lihat tujuan tindakan pada saat itu agar tidak hanya mengandalkan kata jawaban.

02

Beban kerja dan kebutuhan SDM

Perhitungan beban kerja menghubungkan volume kegiatan, norma waktu, dan waktu kerja tersedia. Tujuannya menentukan kapasitas serta kebutuhan tenaga yang masuk akal.

  • Samakan satuan jam dan menit sebelum menghitung.
  • Norma waktu adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu kegiatan.
  • Volume kerja harus berasal dari periode yang jelas dan representatif.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Samakan satuan waktu, tetapkan aktivitas utama, norma waktu atau activity standard, volume kerja, dan waktu kerja tersedia. Setelah itu barulah dihitung kebutuhan tenaga dan dibandingkan dengan tenaga yang tersedia.

Perlu diingat

Jangan langsung menambah pegawai sebelum mengetahui apakah masalah berasal dari volume kerja, proses yang tidak efisien, pembagian tugas, atau kapasitas tenaga.

03

Pendaftaran, identitas, dan alur pasien

Pendaftaran adalah pintu awal kualitas data pasien. Kesalahan identitas dapat berlanjut menjadi duplikasi nomor, salah penggabungan rekam medis, hingga risiko klinis.

  • Bedakan pasien baru/lama dari kunjungan baru/ulang.
  • Verifikasi identitas menggunakan data yang cukup dan konsisten.
  • Alur rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat mempunyai dokumen serta keputusan layanan yang berbeda.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Ikuti alur pasien dari identifikasi hingga pencatatan nomor rekam medis. Pastikan satu pasien memiliki identitas yang konsisten dan pahami perbedaan pasien baru/lama, pengunjung, serta kunjungan.

Perlu diingat

Duplikasi nomor dan salah identitas dapat menimbulkan rekam medis terpecah; karena itu verifikasi identitas bukan sekadar pekerjaan administratif.

04

Penomoran, filing, dan penyimpanan

Sistem penomoran menentukan nomor pasien, sistem penjajaran menentukan urutan penyimpanan, sedangkan sentralisasi/desentralisasi menentukan lokasi penyimpanan. Tiga konsep ini sering tertukar dalam soal.

  • Unit numbering: satu pasien mempertahankan satu nomor.
  • Serial numbering: pasien dapat memperoleh nomor baru pada kunjungan berikutnya.
  • Terminal digit filing menyusun berdasarkan pasangan digit dari belakang.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Ikuti alur pasien dari identifikasi hingga pencatatan nomor rekam medis. Pastikan satu pasien memiliki identitas yang konsisten dan pahami perbedaan pasien baru/lama, pengunjung, serta kunjungan.

Perlu diingat

Duplikasi nomor dan salah identitas dapat menimbulkan rekam medis terpecah; karena itu verifikasi identitas bukan sekadar pekerjaan administratif.

05

Retensi, penyusutan, dan alih media

Retensi mengatur berapa lama rekam medis dipertahankan, penyusutan mengurangi volume arsip aktif, dan alih media mengubah media simpan untuk efisiensi serta akses.

  • Keputusan pemusnahan harus mengikuti jadwal retensi dan prosedur yang sah.
  • Alih media bukan sekadar memindahkan lokasi berkas.
  • Kerahasiaan tetap harus dijaga pada seluruh siklus hidup informasi.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Tentukan tujuan sistem penyimpanan, pola penjajaran, kontrol keluar-masuk berkas, serta masa simpan. Pada alih media, perhatikan keterbacaan, autentisitas, keamanan, dan kemampuan temu kembali.

Perlu diingat

Jangan menilai filing hanya dari kecepatan mengambil berkas. Akurasi lokasi, traceability, keamanan, dan kebijakan retensi sama pentingnya.

06

Mutu dokumentasi dan analisis rekam medis

Analisis kuantitatif menilai kelengkapan elemen rekam medis, sedangkan analisis kualitatif menilai konsistensi dan mutu isi. Keduanya mendukung data klinis yang dapat digunakan untuk pelayanan, klaim, statistik, dan audit.

  • Kuantitatif: apakah bagian yang diwajibkan sudah ada dan lengkap.
  • Kualitatif: apakah isinya konsisten, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Ketidaksesuaian klinis perlu diklarifikasi, bukan ditebak oleh PMIK.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.

Perlu diingat

Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.

07

Statistik pelayanan dan informasi manajemen

Data RMIK diolah menjadi indikator untuk memantau volume, efisiensi, mutu, dan outcome pelayanan. Pembilang, penyebut, periode, dan satuan harus selalu ditentukan sebelum menghitung.

  • BOR, BTO, TOI, dan AvLOS mempunyai makna operasional berbeda.
  • Indikator kematian memerlukan definisi populasi yang jelas.
  • Interpretasi lebih penting daripada sekadar memperoleh angka.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Mulai dari pertanyaan manajerial yang ingin dijawab, lalu tentukan data, indikator, cara agregasi, dan bentuk penyajian. Informasi yang baik harus membantu keputusan, bukan hanya menghasilkan banyak tabel.

Perlu diingat

Dashboard yang ramai tidak selalu informatif. Pilih indikator yang relevan, definisinya konsisten, dan periodenya jelas.

08

Consent dan pelepasan informasi

Pengelolaan informasi harus menyeimbangkan kebutuhan pelayanan dengan hak privasi pasien. General consent, informed consent, dan izin pelepasan informasi mempunyai tujuan yang berbeda.

  • Pastikan siapa yang berhak meminta informasi.
  • Catat dasar pemberian informasi dan ruang lingkupnya.
  • Berikan data sesuai tujuan yang sah dan seperlunya.
  • Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
  • Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Cara menerapkan

Tanyakan tiga hal: siapa yang meminta data, untuk tujuan apa, dan apakah ia memiliki kewenangan. Pada sistem elektronik, hubungkan jawaban dengan autentikasi, otorisasi, audit trail, dan prinsip least privilege.

Perlu diingat

Jangan menyamakan hak melihat data dengan hak menyebarkan data. Hak akses selalu dibatasi tujuan, peran, dan ketentuan kerahasiaan.

Peta pembahasan

6 Kelompok Pembahasan

Latihan dengan arahan

54 Soal + Cara Menjawab + Pembahasan

54 soal tampil
A
Kelompok pembahasan

Manajemen, SDM, dan Pertumbuhan Data

SOAL 01 A. Manajemen, SDM, dan Pertumbuhan Data

Seorang kepala unit RMIK sedang menganalisis kebutuhan SDM pada bagian coding. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata melakukan coding untuk satu rekam medis adalah 5 menit, sedangkan waktu kerja yang tersedia selama 1 tahun di RS adalah 1.500 jam. Kepala unit akan menganalisis nilai standar beban kerja. Berapakah nilai beban kerja dalam melakukan coding selama 1 tahun yang tepat pada kasus tersebut?

A

300 menit

B

1.500 menit

C

7.500 menit

D

18.000 menit

E

90.000 menit

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Standar Beban Kerja (SBK) dan konversi satuan waktu.

2

Jika satuan norma waktu adalah menit, ubah seluruh waktu ke menit terlebih dahulu. Setelah itu tanyakan: “dalam waktu tersedia, berapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan?” → gunakan pembagian.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiStandar Beban Kerja (SBK) dan konversi satuan waktu

Pembahasan Langkah demi Langkah

Waktu kerja tersedia harus disamakan satuannya dengan norma waktu per kegiatan. Karena satu rekam medis membutuhkan 5 menit, maka 1.500 jam harus diubah ke menit: 1.500 × 60 = 90.000 menit/tahun.

Standar beban kerja = waktu kerja tersedia ÷ waktu yang dibutuhkan per kegiatan = 90.000 ÷ 5 = 18.000. Jadi secara konsep kemampuan kerja adalah sekitar 18.000 rekam medis per tahun. Hasil analisis mengarah pada D karena angkanya 18.000.

Rumus/PerhitunganSBK = Waktu kerja tersedia / Norma waktu per kegiatan = (1.500 × 60) / 5 = 18.000 rekam medis/tahun.

Analisis Pilihan Jawaban

A

300 berasal dari membagi 1.500 dengan 5 tanpa mengubah jam menjadi menit.

B

1.500 hanya angka waktu kerja tersedia dalam jam, belum menjadi beban kerja.

C

7.500 merupakan hasil perkalian 1.500 × 5, padahal rumus SBK menggunakan pembagian.

E

90.000 adalah total menit kerja tersedia setahun, belum dibagi 5 menit per rekam medis.

Catatan penting

opsi D pada naskah tertulis “18.000 menit”. Secara konsep satuan hasil SBK seharusnya jumlah kegiatan/rekam medis per tahun, bukan menit.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. 18.000 menit
SOAL 02 A. Manajemen, SDM, dan Pertumbuhan Data

Kepala unit RMIK sedang melakukan penyusunan jadwal rotasi pegawai sebagai bagian dari fungsi manajemen yang harus dijalankan. Rotasi dilakukan untuk memberikan kesempatan pada staf agar merasakan suasana kerja yang berbeda dalam internal unit RMIK sehingga akan memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas dan siap setiap saat jika dibutuhkan di sub-unit lain di luar pekerjaan rutinnya. Apa fungsi manajemen yang diterapkan pada kasus tersebut?

A

Evaluasi

B

Pelaksanaan

C

Pemantauan

D

Perencanaan

E

Pengorganisasian

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Fungsi manajemen: perencanaan.

2

Cari kata kerja utama. “Menyusun jadwal, menetapkan target, memperkirakan kebutuhan” biasanya menunjukkan planning/perencanaan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiFungsi manajemen: perencanaan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Kata jawaban pada kasus adalah “penyusunan jadwal rotasi pegawai”. Penyusunan jadwal dilakukan sebelum kegiatan rotasi dijalankan, sehingga merupakan aktivitas menetapkan apa yang akan dilakukan, kapan dilakukan, dan bagaimana pengaturannya.

Karena fokus pertanyaan berada pada proses menyusun rencana rotasi, fungsi manajemen yang paling tepat berdasarkan analisis adalah perencanaan.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Evaluasi dilakukan setelah/ketika hasil kegiatan dinilai.

B

Pelaksanaan adalah tahap menjalankan rotasi yang sudah direncanakan.

C

Pemantauan menilai apakah pelaksanaan berjalan sesuai rencana.

E

Pengorganisasian lebih menekankan pembagian tugas, struktur, wewenang, dan koordinasi sumber daya.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Perencanaan
SOAL 03 A. Manajemen, SDM, dan Pertumbuhan Data

Seorang kepala unit RMIK melakukan perencanaan dan pernitungan pertumbuhan jumlah rekam medis per tahun dengan acuan data jumiah rekam medis tahun 2023 yaitu 25.000. Perencanaan dilakukan untuk 5 tahun dengan angka pertumbuhan 1,5% per tahun. Berdasarkan keadaan tersebut maka jumlah rekam medis di tahun 2028 adalah?

A

25.755

B

26.141

C

26.930

D

28.345

E

29.379

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Proyeksi pertumbuhan majemuk.

2

Hitung jumlah “loncatan tahun”, bukan sekadar selisih angka kalender secara sembarang. 2023→2024 adalah periode pertama dan 2027→2028 periode kelima.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiProyeksi pertumbuhan majemuk

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pertumbuhan 1,5% per tahun berarti jumlah tahun berikutnya dihitung dari jumlah tahun sebelumnya, bukan hanya menambahkan 1,5% dari angka awal secara berulang tanpa penggandaan.

Dari 2023 ke 2028 ada 5 periode pertumbuhan. Perhitungan: 25.000 × (1 + 0,015)^5 ≈ 26.932. Angka yang paling dekat pada opsi adalah 26.930, yaitu C.

Rumus/PerhitunganProyeksi = Nilai awal × (1 + r)^n = 25.000 × 1,015^5 ≈ 26.932 ≈ 26.930.

Analisis Pilihan Jawaban

A

25.755 terlalu rendah untuk pertumbuhan 1,5% selama lima tahun.

B

26.141 masih lebih rendah dari hasil pertumbuhan majemuk lima periode.

D

28.345 terlalu tinggi dibanding hasil perhitungan.

E

29.379 jauh di atas proyeksi 1,5% per tahun.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. 26.930
SOAL 04 A. Manajemen, SDM, dan Pertumbuhan Data

Seorang kepala unit RMIK ingin melakukan perhitungan untuk mengetahui persentase pertumbuhan jumlah rekam medis per tahun. 2018 = 15.345, 2019 = 15.697, 2020 = 16.058, 2021 = 16.427. Data jumlah rekam medis sejak tahun 2017 diketahui 2017 = 15.000, Berdasarkan keadaan tersebut maka persentase pertumbuhan rekam medis per tahun adalah?

A

3%

B

2,7%

C

2,3%

D

1,5%

E

3,1%

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Persentase pertumbuhan tahunan.

2

Untuk deret tahunan, cek minimal satu atau dua selisih persentase. Jika nilainya hampir sama, Anda bisa cepat mengenali opsi yang paling mendekati.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPersentase pertumbuhan tahunan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Gunakan rumus pertumbuhan tiap tahun: (jumlah tahun sekarang − jumlah tahun sebelumnya) ÷ jumlah tahun sebelumnya × 100%.

2018: (15.345−15.000)/15.000 ×100% = 2,30%. Tahun-tahun berikutnya juga sekitar 2,29–2,30%. Karena polanya konsisten, rata-rata pertumbuhan per tahun sekitar 2,3%, sehingga jawabannya C.

Rumus/PerhitunganPertumbuhan (%) = (Nilai baru − Nilai lama) / Nilai lama × 100%.

Analisis Pilihan Jawaban

A

3% lebih tinggi daripada perubahan aktual sekitar 2,3%.

B

2,7% juga lebih tinggi dari pola data.

D

1,5% lebih rendah dari perubahan tahunan yang terlihat.

E

3,1% paling jauh dari hasil perhitungan data.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. 2,3%
B
Kelompok pembahasan

Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

SOAL 05 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang mengevaluasi kemungkinan terjadinya fraud karena ada indikasi perolehan nilai klaim yang lebih besar pada satu episode perawatan pasien. Setelah ditelaah, PMIK menemukan beberapa tagihan klaim secara terpisah yang seharusnya sudah masuk dalam satu paket pembayaran. Apakah jenis fraud pada kasus tersebut?

A

Code creep

B

Self-Referral

C

Inflated bills

D

Phantom billing

E

Service unbundling

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Fraud klaim: service unbundling.

2

Hafalkan pasangan kata jawaban: “dipecah-pecah” = unbundling; “tidak dilakukan tapi ditagih” = phantom billing; “kode dinaikkan” = code creep.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiFraud klaim: service unbundling

Pembahasan Langkah demi Langkah

Kasus menyebut beberapa tagihan diajukan secara terpisah padahal seharusnya berada dalam satu paket pembayaran. Memecah layanan yang semestinya dibundel agar nilai klaim menjadi lebih besar disebut service unbundling.

Kata jawaban terpenting adalah “tagihan terpisah” dan “seharusnya satu paket”.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Code creep berkaitan dengan menaikkan tingkat/kode diagnosis atau layanan untuk memperoleh pembayaran lebih tinggi.

B

Self-referral berkaitan dengan merujuk pasien ke layanan yang memiliki kepentingan/afiliasi tertentu.

C

Inflated bills adalah menaikkan nilai/tagihan, tetapi tidak spesifik pada pemecahan paket layanan.

D

Phantom billing adalah menagihkan layanan yang tidak pernah diberikan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Service unbundling
SOAL 06 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang membuat laporan tentang rata-rata lamanya tempat tidur kosong untuk periode Agustus 2023. Untuk menyelesaikan tugasnya, PMIK ahli tersebut mencari data dari hasil sensus harian rawat inap dan didapatkan informasi sebagai berikut: jumlah TT: 300 unit, total hari perawatan: 5.000 hari pasien, jumlah pasien keluar hidup: 2.550 orang, dan jumlah pasien meninggal: 150 orang. Berapakah hasil perhitungan rata-rata lamanya tempat tidur kosong untuk periode Agustus 2023 pada kasus tersebut?

A

2

B

1,4

C

1,48

D

1,67

E

1,51

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: TOI (Turn Over Interval).

2

Pada soal TOI, selalu cari 4 komponen: jumlah TT, hari periode, hari perawatan, dan pasien keluar. Jangan memakai pasien masuk.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiTOI (Turn Over Interval)

Pembahasan Langkah demi Langkah

TOI mengukur rata-rata hari tempat tidur kosong sejak pasien keluar sampai tempat tidur digunakan lagi. Rumusnya: (kapasitas hari tempat tidur − hari perawatan) ÷ jumlah pasien keluar (hidup + meninggal).

Perhitungan pada naskah menggunakan 30 hari: (300×30 − 5.000) ÷ (2.550+150) = 4.000 ÷ 2.700 ≈ 1,48 hari, sehingga jawabannya C.

Rumus/PerhitunganTOI = ((TT × jumlah hari periode) − hari perawatan) / pasien keluar (hidup + meninggal).

Analisis Pilihan Jawaban

A

2 hari tidak sesuai hasil pembagian berdasarkan asumsi 30 hari pada naskah.

B

1,4 terlalu rendah dibanding hasil 1,48.

D

1,67 tidak diperoleh dari data dengan rumus TOI standar.

E

1,51 juga tidak sesuai hasil pembulatan perhitungan pada naskah.

Catatan penting

Agustus sebenarnya memiliki 31 hari. Jika 31 hari digunakan, TOI = (300×31−5.000)/2.700 ≈ 1,59 hari. Jadi jawaban C tampaknya memakai asumsi 30 hari.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. 1,48
SOAL 07 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang menghitung nilai rata-rata jeda waktu tempat tidur kosong sampai terisi kembali di RS sebagai salah satu indikator untuk membuat grafik Barber Johnson. Hasil perhitungan menunjukkan angka 5 hari. Apa interpretasi yang tepat dari indikator pada kasus tersebut?

A

TOl ideal

B

LOS ideal

C

BTO ideal

D

TOI tidak ideal

E

BOR tidak ideal

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Interpretasi TOI pada Grafik Barber-Johnson.

2

Bedakan indikator dari satuannya: BOR = persen; LOS/TOI = hari; BTO = kali.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiInterpretasi TOI pada Grafik Barber-Johnson

Pembahasan Langkah demi Langkah

TOI adalah lama rata-rata tempat tidur kosong sebelum ditempati pasien berikutnya. Nilai 5 hari menunjukkan tempat tidur terlalu lama tidak digunakan.

Dalam interpretasi efisiensi rumah sakit, TOI yang umum dianggap efisien berada sekitar 1–3 hari. Karena 5 hari berada di atas rentang tersebut, opsi yang tepat adalah D: TOI tidak ideal.

Analisis Pilihan Jawaban

A

TOI 5 hari bukan kondisi ideal karena terlalu lama kosong.

B

LOS adalah lama dirawat pasien, bukan jeda tempat tidur kosong.

C

BTO adalah frekuensi pemakaian tempat tidur, bukan lama kosong.

E

BOR mengukur persentase pemakaian tempat tidur; angka 5 hari pada soal jelas merupakan TOI.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. TOI tidak ideal
SOAL 08 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang melakukan analisis indikator pelayanan RS. Dari data rekap sensus harian rawat inap tahun 2023, didapatkan data sebagai berikut: Jumlah tempat tidur: 50 unit Jumlah hari perawatan: 14.600 hari perawatan Jumlah pasien keluar hidup: 600 orang Jumlah pasien keluar meninggal <48jam: 150 orang Jumlah pasien meninggal >48 jam: 50 orang PMIK akan menghitung nilal rata rata frekuensi pengunaan tempat tidur dalam satu tahun. Berapakah nilai yang dihasilkan pada kasus tersebut?

A

5

B

16

C

17

D

21

E

31

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: BTO (Bed Turn Over).

2

Untuk BTO, data “hari perawatan” biasanya hanya pengalih perhatian. Yang diperlukan adalah pasien keluar dan jumlah TT.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiBTO (Bed Turn Over)

Pembahasan Langkah demi Langkah

BTO menunjukkan berapa kali rata-rata satu tempat tidur dipakai oleh pasien keluar selama satu periode.

Jumlah pasien keluar = 600 + 150 + 50 = 800. BTO = 800 ÷ 50 = 16 kali per tahun. Jadi jawabannya B.

Rumus/PerhitunganBTO = Jumlah pasien keluar (hidup + meninggal) / Jumlah tempat tidur = 800 / 50 = 16 kali.

Analisis Pilihan Jawaban

A

5 terlalu kecil dan tidak berasal dari pembagian pasien keluar dengan TT.

C

17 bukan hasil perhitungan 800/50.

D

21 terlalu tinggi.

E

31 bukan frekuensi penggunaan per tempat tidur dari data tersebut.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. 16
SOAL 09 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli melakukan analisis indikator pelayanan RS pada tahun 2021. Dari hasil perhitungan diketahui nilai BOR 83,3%. AvLOS 7,6 hari, TOl 1,5 hari dan BTO 44,8 kali. Manakah pernyataan yang paling tepat berdasarkan indikator pada kasus tersebut?

A

BOR belum ideal

B

TOI sudah efisien

C

BTO terlalu tinggi

D

BOR masih rendah

E

LOS terlalu panjang

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Membaca indikator Barber-Johnson.

2

Saat beberapa indikator diberikan, cocokkan satuan dan rentang normal satu per satu. Pilih opsi yang paling pasti, bukan yang sekadar “mungkin”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiMembaca indikator Barber-Johnson

Pembahasan Langkah demi Langkah

Soal meminta pernyataan yang paling tepat dari beberapa indikator. Nilai TOI 1,5 hari berada pada rentang efisien yang lazim digunakan, sehingga pernyataan “TOI sudah efisien” paling jelas benar.

Karena itu, opsi yang paling sesuai adalah B. Dalam soal seperti ini, pilih indikator yang paling tegas memenuhi rentang standar, bukan yang masih dapat diperdebatkan tergantung pedoman yang digunakan.

Analisis Pilihan Jawaban

A

BOR 83,3% masih berada di sekitar rentang efisien yang umum digunakan, sehingga “belum ideal” tidak sekuat B.

C

BTO 44,8 kali tidak otomatis dapat disebut terlalu tinggi tanpa melihat standar yang digunakan.

D

BOR 83,3% jelas bukan “masih rendah”.

E

AvLOS 7,6 hari tidak serta-merta terlalu panjang dalam interpretasi Barber-Johnson.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. TOI sudah efisien
SOAL 10 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang melakukan analisis indikator pelayanan RS. 2023, didapatkan data sebagai berikut: Dari data rekap sensus harian rawat inap bulan Januari-April tahun 2023, didapatkan data sebagai berikut: Jumlah tempat tidur: 150 unit, Jumlah hari perawatan: 14.600 hari perawatan, Jumlah pasien keluar hidup: 1000 orang, Jumlah pasien keluar meninggal <48jam: 250 orang, Jumlah pasien meninggal >48 jam: 70 orang. PMIK akan menghitung persentase pemakaian tempat tidur pada bulan Januari-April 2023. Berapakah nilai yang dihasilkan pada kasus tersebut?

A

70%

B

85%

C

82%

D

82,3%

E

81,1%

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: BOR (Bed Occupancy Rate).

2

Pada BOR, kesalahan paling sering adalah salah menghitung jumlah hari dalam periode. Tulis dulu total hari bulan-bulan yang disebutkan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiBOR (Bed Occupancy Rate)

Pembahasan Langkah demi Langkah

BOR adalah persentase penggunaan tempat tidur dalam periode tertentu. Periode Januari–April 2023 berjumlah 31 + 28 + 31 + 30 = 120 hari.

Kapasitas hari tempat tidur = 150 × 120 = 18.000. BOR = 14.600 ÷ 18.000 × 100% = 81,11%, dibulatkan menjadi 81,1%. Jawaban E.

Rumus/PerhitunganBOR = Hari perawatan / (TT × hari dalam periode) × 100% = 14.600 / 18.000 ×100% = 81,1%.

Analisis Pilihan Jawaban

A

70% terlalu rendah.

B

85% lebih tinggi dari hasil hitung.

C

82% dekat, tetapi bukan hasil tepat.

D

82,3% juga tidak sesuai pembagian 14.600/18.000.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. 81,1%
SOAL 11 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang melakukan analisis indikator pelayanan RS. Dari rekap sensus harian rawat inap diketahui jumlah pasien kelue adalah 1.000 orang dengan rincian: Pulang hidup: 800 orang, Dirujuk ke RS lain: 100 orang, Pulang paksa: 80 orang, Meninggal <48jam: 15 orang, dan meninggal seluruhnya: 20 orang. PMIK akan menghitung nilai NDR. Berapakah nilai indikator yang dimaksud pada kasus tersebut?

A

5

B

10

C

15

D

20

E

25

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: NDR (Net Death Rate).

2

Jika yang diberikan “meninggal seluruhnya”, cari dulu kematian >48 jam = total meninggal − meninggal <48 jam.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiNDR (Net Death Rate)

Pembahasan Langkah demi Langkah

NDR menghitung kematian pasien rawat inap setelah 48 jam terhadap pasien keluar setelah mengecualikan kematian <48 jam dari penyebut.

Kematian seluruhnya 20 dan kematian <48 jam 15, maka kematian >48 jam = 5. NDR = 5 ÷ (1.000−15) × 1.000 ≈ 5,08‰. Opsi paling sesuai adalah A (5).

Rumus/PerhitunganNDR = Kematian >48 jam / (Pasien keluar − kematian <48 jam) × 1.000 = 5/985×1.000 ≈ 5,08‰.

Analisis Pilihan Jawaban

B

10 lebih besar dari hasil perhitungan.

C

15 adalah jumlah kematian <48 jam, bukan NDR.

D

20 adalah total kematian, belum menjadi rate.

E

25 tidak berasal dari data.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
A. 5
SOAL 12 B. Fraud dan Statistik Pelayanan Rawat Inap

Seorang PMIK ahli sedang menelaah hasil rekapitulasi sensus harian selama bulan April 2023. PMIK mendapati data: Pasien masuk= 1.000 orang, Hari rawat= 3.600 hari, Lama rawat= 6.000 hari, Pasien keluar= 1.000 orang (pulang hidup= 800 orang, dirujuk ke RS lain= 100 orang, pulang paksa= 80 orang, meninggal <48 jam= 15 orang, dan meninggal >48 jam= 5 orang). PMIK juga menjumpai data pasien sisa= 150 orang dan jumlah tempat tidur 200 buah. PMIK menghitung lama pasien dirawat pada periode tertentu. Berapakah hasil perhitungan yang tepat pada kasus tersebut?

A

4

B

6

C

7

D

8

E

2

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: AvLOS (Average Length of Stay).

2

Bedakan “hari perawatan” dengan “lama rawat”. Untuk AvLOS, gunakan lama rawat; untuk BOR gunakan hari perawatan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAvLOS (Average Length of Stay)

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pertanyaan “lama pasien dirawat pada periode tertentu” mengarah ke AvLOS. Data yang dipakai adalah total lama rawat, bukan hari perawatan.

AvLOS = 6.000 hari lama rawat ÷ 1.000 pasien keluar = 6 hari. Jadi jawabannya B.

Rumus/PerhitunganAvLOS = Total lama rawat / Jumlah pasien keluar = 6.000 / 1.000 = 6 hari.

Analisis Pilihan Jawaban

A

4 tidak sesuai pembagian lama rawat dengan pasien keluar.

C

7 lebih tinggi dari hasil.

D

8 tidak didukung data.

E

2 terlalu rendah.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. 6
C
Kelompok pembahasan

Sistem Informasi, Filing, dan SQL

SOAL 13 C. Sistem Informasi, Filing, dan SQL

Pada saat seorang PMIK ahli sedang melakukan verifikasi kepesertaan BPJS, data kepesertaan tidak muncul di SIMRS yang sudah bridging dengan sistem SEP BPJS Kesehatan. Pada layar monitor, PMIK mendapati notifikasi Connection Timeout, sedangkan data pasien yang ada di SIMRS tetap muncul seperti biasa di luar data kepesertaan tersebut. PMIK menganalisis penyebab permasalahan. Apa kemungkinan penyebab masalah pada kasus tersebut?

A

CPU mengalami gangguan

B

Sistem operasi tidak berfungsi

C

Server SIMRS tidak dapat diakses

D

Perangkat jaringan komputer RS rusak

E

Server BPJS Kesehatan tidak dapat diakses

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Troubleshooting bridging SIMRS dengan server eksternal.

2

Gunakan prinsip isolasi masalah: apa yang masih bekerja dan apa yang gagal? Jika lokal bekerja tetapi satu integrasi eksternal timeout, fokus pada endpoint/server eksternal atau jalur koneksinya.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiTroubleshooting bridging SIMRS dengan server eksternal

Pembahasan Langkah demi Langkah

SIMRS lokal tetap menampilkan data pasien, berarti aplikasi lokal, CPU, dan server SIMRS pada dasarnya masih berfungsi. Yang gagal hanya data kepesertaan dari sistem SEP BPJS dan muncul pesan “Connection Timeout”.

Pola ini mengarah pada kegagalan mengakses layanan eksternal BPJS, sehingga Hasil analisis mengarah pada E.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Jika CPU terganggu, sistem lokal kemungkinan ikut bermasalah.

B

Jika sistem operasi tidak berfungsi, aplikasi SIMRS tidak akan berjalan normal.

C

Server SIMRS justru masih dapat menampilkan data pasien.

D

Gangguan perangkat jaringan RS yang total biasanya juga memengaruhi akses layanan lain; soal lebih spesifik pada layanan BPJS.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Server BPJS Kesehatan tidak dapat diakses
SOAL 14 C. Sistem Informasi, Filing, dan SQL

Satu di antara bentuk penjajaran fonetik (phonetic filing) yang dikembangkan oleh Remington Rand, sistem SOUNDEX, alfabet Inggris, suatu rumah sakit memerlukan pengodean yang memerlukan 6 huruf kunci. Apa saja 6 huruf kunci tersebut?

A

a dan b

B

b, c, d, f

C

a, b, c, d

D

a, i, u, e, o

E

b, c, d, I, m, t

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: SOUNDEX / phonetic filing.

2

Ingat tujuan SOUNDEX: “bunyi nama”, bukan susunan alfabet biasa. Fokuskan hafalan pada enam kelompok konsonan dan aturan pengabaian vokal.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiSOUNDEX / phonetic filing

Pembahasan Langkah demi Langkah

SOUNDEX mengelompokkan konsonan yang memiliki kemiripan bunyi ke dalam enam kelompok kode. Acuan pada naskah menempatkan pilihan E sebagai jawaban.

Untuk belajar konsepnya, yang paling penting adalah memahami bahwa SOUNDEX tidak mengurutkan berdasarkan ejaan persis, melainkan menyederhanakan bunyi nama sehingga nama yang terdengar mirip dapat ditemukan bersama.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Hanya dua huruf, tidak memenuhi kebutuhan enam kelompok jawaban.

B

Hanya empat huruf.

C

Empat huruf dan masih memasukkan vokal.

D

Vokal bukan enam kelompok konsonan utama dalam pengodean Soundex.

Catatan penting

redaksi opsi E tampak mengandung kemungkinan salah ketik (huruf I/l dan daftar representatif). Ikuti Acuan pada naskah untuk latihan ini, tetapi saat ujian berbasis teori SOUNDEX gunakan tabel pengelompokan resmi yang diajarkan dosen.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. b, c, d, I, m, t
SOAL 15 C. Sistem Informasi, Filing, dan SQL

Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Seorang kepala unit RMIK bekerja di RS yang sudah menjalankan sistem hybrid antara konvensional dan elektronik dalam manajemen rekam medisnya. Saat ini, pihak manajemen RS memintanya untuk melakukan penyusutan rekam medis dan menyimpan datanya di sistem informasi RS. Hal ini dilakukan dengan mengubah status rekam medis pasien menjadi inaktif di basis datanya. Apa perintah SQL yang seharusnya digunakan pada kasus tersebut?

A

Insert

B

Select

C

Delete

D

Update

E

Truncate

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Perintah SQL untuk mengubah data.

2

Hafalan cepat CRUD: Create=INSERT, Read=SELECT, Update=UPDATE, Delete=DELETE.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPerintah SQL untuk mengubah data

Pembahasan Langkah demi Langkah

Status rekam medis di basis data hendak diubah dari aktif menjadi inaktif. Data tidak ditambah dan tidak dihapus; hanya nilai pada record yang sudah ada yang diubah.

Perintah SQL untuk memodifikasi nilai record yang sudah ada adalah UPDATE. Jadi jawabannya D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

INSERT menambahkan record baru.

B

SELECT membaca/mengambil data tanpa mengubahnya.

C

DELETE menghapus record.

E

TRUNCATE mengosongkan seluruh isi tabel, bukan mengubah satu status.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Update
D
Kelompok pembahasan

Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

SOAL 16 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Risa Kurniawati, 10 Maret 1942, perempuan, lulusan SD, Islam, pegawai negeri, kontrol lagi ke dokter penyakit dalam persiapan operasi patah tulang di kaki, tinggal di Jalan Gading Putih XII/ 20 dakarta Utara, karena di RS "X" kamar operasi penuh maka dikirim ke RS "y" untuk dioperasi. Apa yang termasuk jenis kedatangan pasien tersebut?

A

Pasien baru

B

Pasien lama

C

Pasien kontrol

D

Pasien jaminan

E

Pasien perjanjian

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Klasifikasi pasien baru vs pasien lama.

2

Cari petunjuk “pernah”, “kontrol lagi”, atau “sudah memiliki nomor RM” → biasanya pasien lama.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKlasifikasi pasien baru vs pasien lama

Pembahasan Langkah demi Langkah

Frasa “kontrol lagi” menunjukkan pasien sudah pernah memperoleh pelayanan sebelumnya sehingga, sesuai Acuan pada naskah, dikategorikan sebagai pasien lama.

Jenis pasien baru/lama ditentukan oleh riwayat pernah atau belum pernah tercatat/berobat pada fasilitas yang dimaksud, bukan oleh usia, pekerjaan, jaminan, atau rencana operasi.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Pasien baru adalah pasien yang belum pernah memperoleh pelayanan/nomor rekam medis di fasilitas tersebut.

C

“Kontrol” menggambarkan jenis kunjungan, tetapi pertanyaan menanyakan jenis kedatangan pasien berdasarkan acuan.

D

Pasien jaminan berkaitan dengan cara pembiayaan, bukan status baru/lama.

E

Pasien perjanjian berkaitan dengan mekanisme pendaftaran/jadwal, bukan riwayat kunjungan.

Catatan penting

soal menyebut perpindahan RS X ke RS Y, sehingga konteks fasilitas tujuan dapat menimbulkan ambiguitas. Pembahasan ini mengikuti acuan B pada dokumen.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Pasien lama
SOAL 17 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Pada suatu hari seorang pasien berobat pertama kalinya ke rumah sakit. Pasien mengeluh sesak napas dan mendapatkan pelayanan di klinik spesialis penyakit dalam. Dokter akan mengonsultasikan pasien ke spesialis paru karena diduga ada kelainan pada sistem pernapasannya. Apa data pasien tersebut pada buku register pendaftaran saat ke spesialisis paru?

A

Pengunjung lama, kunjungan baru

B

Pengunjung baru, kunjungan lama

C

Pengunjung baru, kunjungan baru

D

Pengunjung lama, kunjungan lama

E

Pengunjung baru, kunjungan ulang

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Perbedaan pengunjung dan kunjungan rawat jalan.

2

Pisahkan dua pertanyaan mental: (1) pernah ke rumah sakit sebelumnya? → pengunjung; (2) pernah ke poli/jenis pelayanan itu? → kunjungan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPerbedaan pengunjung dan kunjungan rawat jalan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pasien datang pertama kali ke rumah sakit, sehingga pada level rumah sakit ia merupakan pengunjung baru. Ketika kemudian dikonsultasikan ke spesialis paru, pelayanan pada klinik tersebut merupakan kunjungan yang baru bagi pasien.

Acuan pada naskah tercantum A, tetapi teks opsi A tampak tergabung dengan bagian opsi lain. Secara konsep, pasangan yang perlu diingat adalah status “pengunjung” ditentukan riwayat pasien terhadap rumah sakit, sedangkan “kunjungan” ditentukan episode/jenis pelayanan ke unit rawat jalan.

Analisis Pilihan Jawaban

C

Teks C menyebut pengunjung baru, kunjungan baru dan secara konsep tampak sangat dekat; namun acuan file menandai A.

D

Pengunjung lama tidak sesuai karena pasien disebut pertama kali berobat ke rumah sakit.

E

Kunjungan ulang tidak sesuai bila ini pertama kali ke spesialis paru.

Catatan penting

Opsi pada naskah tampak rusak/tergabung (“A. Pengunjung lama, kunjungan baru pengunjung baru, kunjungan lama”). Sebaiknya soal ini dikonfirmasi ke naskah asli bila digunakan untuk ujian.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
A. Pengunjung lama, kunjungan baru
SOAL 18 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Seorang pasien datang berobat di Rumah Sakit "Prima Utama", Sehari sebelumnya pasien sudah mendaftar melalui telepon. Pasien dierima di bagian pendaftaran dan diberikan nomor urut sesuai kedatangannya. Pasien dipersilakan menuju ruang pemeriksaan dokter dan mendapat pelayanan di poliklinik rawat jalan. Kemudian perawat mencatat identitas, cara kunjungan, asal pasien, keadaan pasien, dan cara pembayaran pada buku catatan poliklinik. Pada buku apa perawat ini mencatatnya?

A

Register pelayanan penunjang

B

Register perawat pasien rawat jalan

C

Register pelayanan pasien rawat inap

D

Register pelayanan pasien rawat jalan

E

Register pendaftaran pasien rawat jalan

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Register pelayanan pasien rawat jalan.

2

Perhatikan siapa yang mencatat dan di tahap mana. Pendaftaran → register pendaftaran; kegiatan di poli → register pelayanan rawat jalan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiRegister pelayanan pasien rawat jalan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pencatatan dilakukan oleh perawat di poliklinik setelah pasien memperoleh pelayanan. Isi yang dicatat antara lain identitas, cara kunjungan, asal pasien, keadaan pasien, dan cara pembayaran.

Karena pencatatan tersebut merupakan catatan aktivitas pelayanan di poliklinik, buku yang tepat adalah register pelayanan pasien rawat jalan, yaitu D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Register penunjang digunakan untuk layanan seperti laboratorium/radiologi, bukan poliklinik umum.

B

Istilah ini bukan nama register standar yang dimaksud soal.

C

Pasien tidak sedang menjalani pelayanan rawat inap.

E

Register pendaftaran rawat jalan digunakan di titik pendaftaran, sedangkan soal menyebut pencatatan oleh perawat di poliklinik setelah pelayanan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Register pelayanan pasien rawat jalan
SOAL 19 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Pada saat berdirinya Rumah Sakit "S" menerapkan sistem penyimpanan rekam medis secara desentralisasi. Setelah berjalan 7 tahun dilakukan perubahan penyimpanan rekam medis dengan cara sentralisasi. Apa kekurangan dari RM secara desentralisasi?

A

Terjadi duplikasi pembuatan RM

B

Mudah menerapkan sistem unit

C

Efisiensi petugas dapat ditingkatkan

D

Tempat penyimpanan harus buka 24 jam penuh

E

Mengurangi duplikasi penyimpanan dan efisiensi petugas RM

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Sentralisasi vs desentralisasi penyimpanan RM.

2

Desentralisasi = banyak lokasi penyimpanan → pikirkan “duplikasi, kontrol sulit, kesinambungan informasi lebih menantang”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiSentralisasi vs desentralisasi penyimpanan RM

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pada sistem desentralisasi, berkas untuk jenis pelayanan berbeda dapat disimpan di lokasi/unit berbeda. Akibatnya, kontrol nomor dan berkas lebih sulit dan risiko pembuatan/penyimpanan berkas ganda meningkat.

Karena itu kekurangan yang sesuai adalah terjadinya duplikasi pembuatan rekam medis, jawaban A.

Analisis Pilihan Jawaban

B

Mudah menerapkan sistem unit bukan kekurangan utama desentralisasi.

C

Efisiensi petugas meningkat merupakan keuntungan, bukan kekurangan.

D

Kewajiban buka 24 jam bukan ciri khusus yang paling tepat untuk desentralisasi.

E

Mengurangi duplikasi justru berlawanan dengan risiko desentralisasi.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
A. Terjadi duplikasi pembuatan RM
SOAL 20 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Indeks pasien dalam format manual dibuat dalam bentuk kartu yang disebut Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP). Dalam pembuatan KIUP yang baik secara manual perlu memperhatikan standar dan ukuran agar KIUP dapat ditata dengan rapi. Ukuran standar Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP) adalah?

A

12 x 7 cm

B

7.5 x 12.5 cm

C

7.5 x 10.5 cm

D

12.5 x 8.5 cm

E

7.5 x 11.5 cm

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Ukuran standar KIUP manual.

2

Untuk soal ukuran/standar, ini tipe hafalan. Buat kartu memori: “KIUP = 7,5 × 12,5 cm”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiUkuran standar KIUP manual

Pembahasan Langkah demi Langkah

KIUP adalah kartu indeks utama pasien yang digunakan sebagai alat pencarian identitas dan nomor rekam medis pada sistem manual. Agar mudah ditata dalam kotak indeks, ukuran kartu harus seragam.

Sesuai Acuan pada naskah, ukuran standar yang dipilih adalah 7,5 × 12,5 cm, yaitu B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Tidak sesuai ukuran standar yang tercantum pada acuan.

C

Lebarnya lebih pendek dari standar jawaban.

D

Proporsi dan ukuran berbeda.

E

Panjang 11,5 cm tidak berdasarkan analisis.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. 7.5 x 12.5 cm
SOAL 21 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Petugas pendaftaran akan membuat slip pendaftaran untuk semua pasien masuk rawat ke unit rekam medis sêcara harian. Kemudian dicek dalam in-house file sudah pernah dirawat/belum (bila belum dibuat IUP). Setelah pasien pulang rawat, IUP diisi tanggal keluar bila pasien meninggal ditulis tinta warna merah. Berapakah standardisasi untuk lama waktu penyimpanan Indeks Utama Pasien (IUP)?

A

1 tahun

B

5 tahun

C

10 tahun

D

20 tahun

E

Selamanya

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Retensi Indeks Utama Pasien (IUP/KIUP).

2

Bedakan masa simpan “berkas RM” dengan “indeks pasien”. Indeks identitas biasanya dipertahankan jauh lebih lama.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiRetensi Indeks Utama Pasien (IUP/KIUP)

Pembahasan Langkah demi Langkah

IUP/KIUP berfungsi sebagai indeks identitas pasien yang membantu penelusuran riwayat nomor rekam medis. Nilai informasinya tetap diperlukan meskipun berkas klinis mengalami retensi atau penyusutan.

Karena fungsinya sebagai indeks utama yang harus tetap dapat digunakan untuk penelusuran, sesuai Acuan pada naskah IUP disimpan selamanya. Jawaban E.

Analisis Pilihan Jawaban

A

1 tahun terlalu singkat untuk fungsi indeks identitas jangka panjang.

B

5 tahun tidak menjamin penelusuran pasien jangka panjang.

C

10 tahun masih membatasi fungsi indeks.

D

20 tahun juga bukan ketentuan pada acuan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Selamanya
SOAL 22 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Rumah Sakit "Y", akan melakukan pemusnahan berkas rekam medis untuk pasien rawat inap jantung, petugas PMIK akan melakukan pemilahan berkas rekam medis aktif berdasarkan jadwal waktu terhadap golongan penyakit tertentu. Berapa tahun jadwal retensi berkas rekam medis untuk pasien rawat inap penyakit jantung?

A

1

B

2

C

5

D

15

E

10

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Jadwal retensi rekam medis penyakit tertentu.

2

Soal retensi penyakit tertentu biasanya murni hafalan tabel. Buat tabel ringkas per kelompok penyakit dan tandai yang masa simpannya berbeda dari rekam medis umum.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiJadwal retensi rekam medis penyakit tertentu

Pembahasan Langkah demi Langkah

Soal menanyakan retensi berkas rawat inap untuk penyakit jantung sebagai kelompok penyakit tertentu. berdasarkan acuan yang digunakan pada naskah, masa retensinya adalah 10 tahun.

Dengan demikian pilihan E adalah jawaban yang diharapkan pada soal ini.

Analisis Pilihan Jawaban

A

1 tahun terlalu pendek menurut jadwal yang dijadikan acuan soal.

B

2 tahun bukan masa retensi penyakit jantung pada acuan.

C

5 tahun bukan jawaban yang digunakan untuk kelompok ini.

D

15 tahun lebih lama daripada standar pada acuan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. 10
SOAL 23 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Rumah sakit melakukan digitalisasi dokumen rekam medis dikarenakan mendapatkan manfaat yang diperoleh, yaitu penghematan ruangan, dengan mengalih fungsikan ruangan arsip rekam medis inaktif menjadi ruangan yang lebih bernilai ekonomis serta percepatan pelayanan (respon time) terhadap kebutuhan dokumen rekam medis. Proses apa yang dilakukan oleh rumah sakit tersebut?

A

Percepatan pelayanan

B

Data medis atau klinis

C

Alih media rekam medis

D

Education and documentation

E

Data administrasi atau nonmedis

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Alih media rekam medis.

2

Jika soal menyebut “scan/digitalisasi dokumen fisik” dan tujuan hemat ruang/akses cepat, cari istilah “alih media”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAlih media rekam medis

Pembahasan Langkah demi Langkah

Rumah sakit mengubah dokumen rekam medis fisik menjadi bentuk digital agar ruang arsip dapat dialihfungsikan dan akses dokumen lebih cepat. Proses perubahan media penyimpanan dari fisik ke digital disebut alih media rekam medis.

Jadi jawaban yang tepat adalah C.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Percepatan pelayanan adalah manfaat/hasil, bukan nama proses.

B

Data medis/klinis adalah jenis isi data, bukan proses konversi media.

D

Education and documentation bukan istilah proses digitalisasi arsip pada kasus.

E

Data administrasi/nonmedis juga merupakan jenis data, bukan proses.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. Alih media rekam medis
SOAL 24 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Setiap pasien yang akan mendapat pelayanan di rumah sakit atau puskesmas perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Seorang pasien mengunjungi rumah sakit untuk berobat ke dokter gigi. Sebelumnya dia belum pernah berobat ke rumah sakit tersebut. Namanya dicatat pada buku register pendaftaran pasien rawat jalan. Apa kegunaan dari buku tersebut?

A

Menilai pekerjaan dokter

B

Mengetahui kegiatan rumah sakit

C

Untuk mengetahui jumlah kasus baru dan lama yang berobat jalan ke rumah sakit/puskesmas

D

Untuk mengetahui jumlah pengunjung baru dan lama yang berobat jalan ke rumah sakit/ puskesmas

E

Untuk mengetahui jumlah kunjungan baru dan lama yang berobat jalan ke rumah sakit/ puskesmas

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Fungsi register pendaftaran rawat jalan.

2

Hafalkan tiga istilah: pengunjung = orang; kunjungan = episode datang; kasus = penyakit/diagnosis.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiFungsi register pendaftaran rawat jalan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Register pendaftaran rawat jalan mencatat orang yang datang untuk memperoleh pelayanan rawat jalan. Salah satu fungsi utamanya adalah mengetahui jumlah pengunjung baru dan pengunjung lama.

Karena pasien pada contoh belum pernah berobat, ia termasuk pengunjung baru. Opsi yang secara tepat menyebut fungsi register tersebut adalah D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Menilai pekerjaan dokter bukan fungsi utama register pendaftaran.

B

“Mengetahui kegiatan rumah sakit” terlalu umum.

C

Kasus baru/lama berkaitan dengan penyakit, bukan status orang yang berkunjung.

E

Kunjungan baru/lama adalah konsep frekuensi pelayanan, sedangkan soal menekankan register pendaftaran untuk pengunjung.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Untuk mengetahui jumlah pengunjung baru dan lama yang berobat jalan ke rumah sakit/ puskesmas
SOAL 25 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Rumah sakit melakukan digitalisasi dokumen rekam medis dikarenakan mendapatkan manfaat yang diperoleh, yaitu penghematan ruangan, dengan mengalihfungsikan ruangan arsip rekam medis inaktif menjadi ruangan yang lebih bernilai ekonomis serta percepatan pelayanan (respon time terhadap kebutuhan dokumen rekam medis. Nomor wara digunakan sebagai alat untuk menjajar RM dengan sistem terminial digit filing. Pada RM 56-78-90 maka di map RM ditempelkan stiker warna di digit?

A

56

B

78

C

90

D

80

E

79

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Terminal Digit Filing (TDF) dan kode warna.

2

TDF = baca dari belakang: 56-78-90 → 90 dulu, lalu 78, lalu 56.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiTerminal Digit Filing (TDF) dan kode warna

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pada terminal digit filing, nomor rekam medis dibaca dari pasangan digit paling kanan sebagai kelompok primer, kemudian pasangan tengah sebagai sekunder, dan pasangan kiri sebagai tersier.

Nomor 56-78-90 memiliki pasangan terminal/primer 90. Karena stiker warna mengikuti digit terminal yang menjadi dasar penjajaran, jawabannya C.

Analisis Pilihan Jawaban

A

56 adalah pasangan paling kiri/tersier.

B

78 adalah pasangan tengah/sekunder.

D

80 bukan pasangan digit pada nomor yang diberikan.

E

79 juga tidak terdapat pada nomor RM.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. 90
SOAL 26 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Suatu Rumah Sakit "X" memerlukan desain kartu berobat, dimana dalam desain kartu berobat tersebut terdiri dari nomor rekam medis, nama pasien, jenis kelamin, umur dan alamat. Apa atribut yang tidak seharusnya ada?

A

Umur

B

Alamat

C

Nama pasien

D

Jenis kelamin

E

Nomor rekam medis

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Atribut pada kartu berobat.

2

Untuk soal atribut kartu, prioritaskan elemen yang dibutuhkan saat pasien menunjukkan kartu: nama + nomor RM + data pembeda.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAtribut pada kartu berobat

Pembahasan Langkah demi Langkah

Kartu berobat terutama berfungsi membantu identifikasi dan penelusuran pasien saat datang kembali. Sesuai Acuan pada naskah, atribut yang dinilai tidak perlu dicantumkan adalah jenis kelamin, sehingga jawabannya D.

Saat mengerjakan soal desain formulir, bedakan data inti untuk identifikasi/penelusuran dengan data yang lebih relevan disimpan dalam identitas rekam medis lengkap.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Umur pada naskah dianggap masih dapat menjadi atribut identitas pada desain yang dimaksud.

B

Alamat membantu membedakan pasien dengan nama yang sama.

C

Nama pasien merupakan identitas utama.

E

Nomor rekam medis adalah jawaban utama untuk penelusuran berkas.

Catatan penting

Standar desain kartu berobat dapat berbeda antar pedoman/fasilitas. Pembahasan ini mengikuti acuan D pada dokumen.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Jenis kelamin
SOAL 27 D. Pendaftaran, Penyimpanan, Retensi, dan Identifikasi

Seorang pasien datang untuk dirawat karena menderita diare. Pasten ini dirujuk oleh puskesmas ke rumah sakit karena tidak dapat ditangani di sana. Pasien diterima di klinik umum. Melalui mana pasien masuk rawat (cara pasien masuk)?

A

Klinik bedah

B

Klinik umum

C

Langsung rawat inap

D

Klinik penyakit dalam

E

Instalasi gawat darurat

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Cara pasien masuk rawat inap.

2

Untuk “cara masuk rawat inap”, cari pintu masuk klinis yang memberi keputusan rawat inap: IGD atau poliklinik sesuai skenario.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiCara pasien masuk rawat inap

Pembahasan Langkah demi Langkah

Hasil analisis mengarah pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai jalur masuk rawat inap. Secara prinsip, pasien yang perlu dinilai segera dan belum memiliki keputusan rawat inap dapat diperiksa terlebih dahulu di IGD sebelum admisi.

Jawaban yang diharapkan berdasarkan acuan adalah E.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Tidak ada informasi bahwa pasien masuk melalui klinik bedah.

B

soal memang menyebut diterima di klinik umum, tetapi acuan tidak memilih ini.

C

Rawat inap membutuhkan keputusan/indikasi medis, sehingga tidak selalu langsung masuk tanpa pemeriksaan.

D

Tidak ada informasi pasien masuk melalui klinik penyakit dalam.

Catatan penting

Ada ketidakkonsistenan redaksi karena soal menyebut pasien “diterima di klinik umum”, tetapi acuan E menyatakan IGD. Gunakan Acuan pada naskah untuk latihan ini dan konfirmasi bila soal dipakai sebagai ujian.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Instalasi gawat darurat
E
Kelompok pembahasan

Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

SOAL 28 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Seorang PMIK yang ditempatkan sebagai petugas pendaftaran pasien baru di salah satu rumah sakit. Rumah sakit sudah lulus zona wilayah bebas korupsi, dan juga sistem pendaftaran online sudah diterapkan di rumah sakit tersebut, namun terbatas pada pendaftaran pasien lama saja. Adapun pasien baru, pasien wajib dilakukan validasi data sehingga harus bertemu dengan petugas admission. Saat ini PMIK berhadapan dengan pasien baru yang memiliki nomor antrian besar, tetapi pasien tersebut menginginkan untuk segera bertemu dengan pasien tanpa ada indikasi kedaruratan. PMIK diberikan bingkisan berupa kue sebagai ucapan terima kasih oleh pasien tersebut. Bagaimana sikap PMIK dalam menghadapi pasien tersebut?

A

Menolak bingkisan dengan santun dan tetap melayani pasien tersebut sesuai dengan nomor

B

Menolak bingkisan dengan santun karena tidak menyukai kue dan tetap melayani pasien tersebut sesuai dengan nomor antrean

C

Menolak bingkisan dengan santun serta memberikan edukasi dan tetap melayani pasien tersebut sesuai dengan nomor antrean

D

Menerima bingkisan sebagai ucapan terima kasih karena merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian adat ketimuran dan menitipkan ke klinik agar bisa segera didahulukan

E

Menerima bingkisan sebagai ucapan terima kasih karena merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian adat ketimuran dan tetap melayani sesuai dengan nomor antrian

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Etika pelayanan, gratifikasi, dan keadilan antrean.

2

Pada soal etika, pilih opsi yang sekaligus menjaga integritas, adil, sopan, dan memberi edukasi—biasanya opsi paling komprehensif.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiEtika pelayanan, gratifikasi, dan keadilan antrean

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pasien menawarkan bingkisan agar didahulukan, padahal tidak ada indikasi kegawatdaruratan. Petugas harus menjaga integritas, menolak pemberian dengan santun, menjelaskan aturan antrean, dan tetap memberikan pelayanan sesuai nomor antrean.

Opsi C paling lengkap karena memuat tiga tindakan sekaligus: menolak, mengedukasi, dan menjaga urutan pelayanan.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Sudah benar menolak dan mengikuti antrean, tetapi tidak selengkap C karena tidak memuat edukasi.

B

Alasan menolak karena “tidak menyukai kue” tidak menyentuh prinsip etika/gratifikasi.

D

Menerima bingkisan dan mendahulukan pasien melanggar keadilan layanan.

E

Menerima bingkisan tetap menimbulkan masalah integritas meskipun antrean tidak diubah.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. Menolak bingkisan dengan santun serta memberikan edukasi dan tetap melayani pasien tersebut sesuai dengan nomor antrean
SOAL 29 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Sebagai petugas pendaftaran, dihadapkan dengan pasien dengan berbagai karakter. Saat bertugas, seorang pasien menghampiri dan menyampaikan keluhan karena nomor antreannya sempat dilewati oleh beberapa pasien yang baru datang dan dengan nomor yang lebih besar dari nomor antrian yang pasien tersebut punya yang mana klasifikasi pasien tersebut ialah masuk dalam kategori pasien lanjut usia. Petugas mencoba untuk tetap tenang dan berusaha untuk mengendalikan situasi sekaligus mendengarkan keluhan tersebut. Kemudian memberikan masukan bahwa pasien lanjut usia didahulukan pelayanannya. Apa hal yang petugas lakukan merupakan ciri dari komunikasi efektif?

A

Efisien

B

Spesifik

C

Terbuka

D

Tertutup

E

Satu arah

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Komunikasi efektif: spesifik.

2

Jika petugas memberi penjelasan yang langsung menjawab masalah tertentu, kata kuncinya biasanya “spesifik”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKomunikasi efektif: spesifik

Pembahasan Langkah demi Langkah

Petugas tidak hanya mendengarkan keluhan, tetapi memberikan penjelasan yang langsung pada penyebab antrean terlewati, yaitu adanya prioritas pelayanan bagi pasien lanjut usia.

Penjelasan yang terarah pada masalah konkret tersebut menunjukkan komunikasi yang spesifik. Maka jawaban B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Efisien menekankan pencapaian tujuan komunikasi dengan waktu/sumber daya yang tepat, bukan ketepatan isi yang spesifik.

C

Terbuka menekankan keterbukaan menerima/menyampaikan informasi, tetapi soal menonjolkan isi penjelasan yang khusus.

D

Tertutup berlawanan dengan upaya mendengarkan dan menjelaskan.

E

Satu arah tidak sesuai karena petugas juga mendengarkan keluhan pasien.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Spesifik
SOAL 30 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Jika diketahui pada bulan Januari pasien pulang rawat inap ada 500 orang, setelah dilakukan analisis kuantitatif ternyata ditemukan rekam medis yang tidak lengkap sebanyak 85 rekam medis, kemudian dari 85 rekam medis tersebut diserahkan ke petugas yang belum mengisi lengkap dan akurat untuk diperbaiki. Setelah 14 hari dari 85 rekam medis tersebut ternyata hanya 10 rekam medis yang lengkap. Berapa persentase angka ketidaklengkapan yang didapat dari kasus di atas?

A

2%

B

15%

C

17%

D

83%

E

82%

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Persentase ketidaklengkapan rekam medis setelah koreksi.

2

Perhatikan waktu yang ditanyakan. Karena disebut “setelah 14 hari”, hitung sisa yang belum lengkap, bukan angka awal 85.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPersentase ketidaklengkapan rekam medis setelah koreksi

Pembahasan Langkah demi Langkah

Awalnya ada 85 rekam medis tidak lengkap dari 500 pasien pulang. Setelah 14 hari, 10 dari 85 sudah lengkap. Berarti yang masih tidak lengkap = 85 − 10 = 75 rekam medis.

Persentase ketidaklengkapan = 75 ÷ 500 × 100% = 15%. Jadi jawabannya B.

Rumus/PerhitunganSisa tidak lengkap = 85−10 = 75; Persentase = 75/500×100% = 15%.

Analisis Pilihan Jawaban

A

2% adalah 10/500×100%, yaitu yang berhasil dilengkapi dari seluruh pasien, bukan ketidaklengkapan tersisa.

C

17% adalah 85/500×100%, yaitu ketidaklengkapan awal sebelum koreksi.

D

83% tidak sesuai rasio data.

E

82% juga tidak sesuai.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. 15%
SOAL 31 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Penyimpanan rekam medis merupakan bagian dari subsistem rekam medis. Ruang penyimpanan harus selalu terjaga dari seseorang yang tidak memiliki kewenangan atau hak akses terhadap rekam medis. Ruang penyimpanan rekam medis harus tetap rapi dan terjaga suhu serta kebersihannya. Apa kewajiban fasilitas pelayanan kesehatan bagi yang menyelenggarakan rekam medis secara elektronik?

A

Memiliki komputer yang cukup

B

Memiliki komputer dan akses internet

C

Sistem yang disintegrasi dengan bagian terkait

D

Memiliki cadangan data yang dapat diandalkan

E

Memiliki ruangan server yang memenuhi syarat

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Keandalan penyimpanan RME: backup/cadangan data.

2

Pada soal keamanan data elektronik, pikirkan tiga kata: availability, integrity, backup. Jika ada opsi “cadangan data”, biasanya sangat kuat.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKeandalan penyimpanan RME: backup/cadangan data

Pembahasan Langkah demi Langkah

Rekam medis elektronik harus tetap tersedia meskipun terjadi kerusakan perangkat, kegagalan sistem, atau kehilangan data. Karena itu fasilitas perlu memiliki cadangan data yang dapat diandalkan dan dapat dipulihkan.

Opsi D paling langsung menjawab kewajiban menjaga keberlangsungan dan keamanan data.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Jumlah komputer yang cukup tidak menjamin keberlangsungan data.

B

Internet penting, tetapi bukan pengganti cadangan data.

C

Integrasi sistem bermanfaat, namun pertanyaan menekankan kewajiban penyimpanan/keamanan.

E

Ruang server dapat relevan, tetapi tidak selalu menjadi syarat utama jika infrastruktur menggunakan model lain; backup tetap esensial.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Memiliki cadangan data yang dapat diandalkan
SOAL 32 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Rumah Sakit XYZ memiliki tingkat kunjungan kecenderungan setiap tahun meningkat yaitu rata-rata sehari jumlah kunjungan rawat jalan mencapai 1000 orang, memiliki lahan yang luas dan SDM rekam medis yang cukup dan dokter yang banyak. Sistem penyimpanan seperti apa yang cocok untuk situasi seperti diatas?

A

Sentralisasi

B

Desentralisasi

C

Penomoran langsung

D

Penomoran angka akhir

E

Penomoran angka Tengah

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Pemilihan sistem penyimpanan: desentralisasi.

2

Bedakan dua kelompok konsep: “sentralisasi/desentralisasi” = lokasi penyimpanan; “straight/terminal/middle digit” = cara menjajarkan nomor.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPemilihan sistem penyimpanan: desentralisasi

Pembahasan Langkah demi Langkah

Rumah sakit memiliki volume kunjungan sangat tinggi, banyak dokter, SDM rekam medis cukup, dan lahan luas. Kondisi sumber daya yang besar memungkinkan penyimpanan dipisah mendekati unit pelayanan sehingga distribusi berkas dapat lebih cepat.

Sesuai Acuan pada naskah, sistem yang dipilih adalah desentralisasi, yaitu B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Sentralisasi mengumpulkan semua berkas pada satu lokasi; pada skenario ini jawaban menekankan kemampuan sumber daya untuk desentralisasi.

C

Penomoran langsung adalah metode penjajaran nomor, bukan sistem lokasi penyimpanan.

D

Penomoran angka akhir juga metode filing, bukan sentralisasi/desentralisasi.

E

Penomoran angka tengah adalah metode penjajaran, bukan sistem penyimpanan berdasarkan lokasi.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Desentralisasi
SOAL 33 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Pada Rumah Sakit Sangat Indah membuat model pendokumentasian dengan memberikan kebebasan pada tenaga kesehatan dalam menulis rekam medis yang penting ada catatan dan diagnosis. Apakah pernyataan di atas merupakan model pencatatan?

A

IMR (Integrated Medical Record)

B

SOMR (Source Oriented Medical Record)

C

POMR (Problem Oriented Medical Record)

D

STOMR (Summery Time Oriented Medical Record)

E

PROMIS (Problem-Oriented Medical Information System)

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Model dokumentasi SOMR.

2

SOMR = Source = “siapa/sumber yang menulis”; POMR = Problem = “masalah pasien”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiModel dokumentasi SOMR

Pembahasan Langkah demi Langkah

SOMR (Source Oriented Medical Record) mengorganisasikan catatan berdasarkan sumber atau profesi pemberi pelayanan, misalnya catatan dokter, perawat, laboratorium, dan unit lain.

soal menekankan tenaga kesehatan menulis catatan sesuai sumbernya tanpa struktur problem-oriented yang ketat. Karena itu jawaban memilih SOMR, yaitu B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

IMR mengintegrasikan catatan antarprofesi dalam satu alur/rekam terintegrasi.

C

POMR disusun berdasarkan daftar masalah pasien dan pendekatan problem-oriented.

D

STOMR bukan model yang paling sesuai dengan deskripsi sumber pencatat.

E

PROMIS merupakan sistem informasi berorientasi masalah, bukan model bebas berdasarkan sumber seperti pada soal.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. SOMR (Source Oriented Medical Record)
SOAL 34 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Pada suatu hari di rumah sakit terdapat bayi perempuan yang dilahirkan dari seorang ibu yang bernama Ny. Siti dan suaminya bernama Tn. Amat yang beragama Islam, tetapi bayi tersebut belum diberikan nama oleh orang tuanya karena memang belum menyiapkan nama untuk bayi Bagaimanakah pencantuman nama di dalam rekam medis terhadap bayi tersebut?

A

Amat, bayi

B

Siti, By., Ny.

C

Bayi, Ny. Siti

D

Amat, binti bayi

E

Binti, bayi, Amat

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Penamaan bayi yang belum memiliki nama.

2

Untuk bayi belum bernama, cari opsi yang mengaitkan identitas bayi dengan ibu dan menggunakan penanda “By./Bayi”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPenamaan bayi yang belum memiliki nama

Pembahasan Langkah demi Langkah

Bayi baru lahir yang belum diberi nama tetap harus dapat diidentifikasi secara aman dan dikaitkan dengan ibunya. Sesuai format pada Acuan pada naskah, nama dicantumkan menggunakan nama ibu dengan penanda bayi, yaitu “Siti, By., Ny.”.

Karena itu jawabannya B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Menggunakan nama ayah saja tidak sesuai format jawaban yang mengaitkan bayi dengan ibu.

C

Susunan tidak sesuai konvensi penamaan pada acuan.

D

Tidak menggunakan format identifikasi bayi yang lazim pada naskah.

E

“Binti” bukan format administratif yang dimaksud untuk bayi tanpa nama.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Siti, By., Ny.
SOAL 35 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Transformasi teknologi kesehatan merupakan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk mendukung pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJMN). Bagian penting dari transformasi teknologi kesehatan adalah transformasi digital. Dalam hal ini, rekam medis harus segera bertransformasi untuk dapat mendukung transformasi digital bidang kesehatan. Bagaimana untuk dapat meyeragamkan penyelenggaraan rekam medis secara elektronik, maka setiap dataset wajib mengikuti regulasi?

A

Permenkes 24 tahun 2022

B

Permenkes 43 tahun 2019

C

Permenkes 22 tahun 2022

D

KMK No. HK.01.07/MENKES/312/2020

E

KMK No. HK.01.07/MENKES/1423/2022

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Standardisasi dataset Rekam Medis Elektronik.

2

Bedakan “payung penyelenggaraan RME” dengan “standar variabel/dataset”. Jika soal menekankan penyeragaman dataset, cari regulasi yang spesifik pada variabel dan metadata.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiStandardisasi dataset Rekam Medis Elektronik

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pertanyaan menanyakan regulasi yang menyeragamkan dataset/variabel penyelenggaraan rekam medis elektronik. Acuan pada naskah menunjuk KMK No. HK.01.07/MENKES/1423/2022.

Jadi jawaban yang diharapkan adalah E. Permenkes 24/2022 menjadi kerangka penting penyelenggaraan RME, sedangkan soal secara spesifik menanyakan standar dataset/variabel yang dirujuk oleh KMK tersebut.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Permenkes 24/2022 mengatur penyelenggaraan rekam medis secara lebih luas, tetapi bukan jawaban spesifik dataset pada acuan.

B

Permenkes 43/2019 bukan regulasi dataset RME yang dimaksud.

C

Permenkes 22/2022 bukan acuan soal.

D

KMK 312/2020 tidak dipilih untuk standardisasi dataset pada soal.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. KMK No. HK.01.07/MENKES/1423/2022
SOAL 36 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Sebagai petugas pendaftaran, sedang dihadapkan dengan pasien dengan berbagai karakter. Saat bertugas, seorang pasien menghampiri dan menyampaikan keluhannya karena nomor antreannya sempat dilewati oleh beberapa pasien yang baru datang dan dengan nomor yang lebih besar dari nomor antrean yang pasien tersebut miliki. Petugas mencoba untuk tetap tenang dan berusaha untuk mengendalikan situasi sekaligus mendengarkan keluhan tersebut. Kemudian memberikan masukan agar keluhan pasien dapat tertangani. Apa hal yang petugas lakukan merupakan ciri dari komunikasi efektif?

A

Efisien

B

Spesifik

C

Objektif

D

Terbuka

E

Satu arah

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Komunikasi efektif: efisien.

2

Jika komunikasi digambarkan cepat mengarah pada penyelesaian tanpa pemborosan interaksi, pertimbangkan “efisien”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKomunikasi efektif: efisien

Pembahasan Langkah demi Langkah

Petugas tetap tenang, mendengarkan keluhan, lalu memberikan masukan agar masalah dapat segera ditangani. Respons tersebut diarahkan pada penyelesaian masalah secara tepat tanpa memperpanjang konflik.

Sesuai Acuan pada naskah, karakter komunikasi yang ditekankan adalah efisien, yaitu A.

Analisis Pilihan Jawaban

B

Spesifik menekankan pesan yang rinci/terarah pada suatu aspek tertentu.

C

Objektif menekankan fakta dan bebas bias; soal lebih menonjolkan penyelesaian komunikasi.

D

Terbuka berkaitan dengan keterbukaan pertukaran informasi, tetapi bukan opsi yang dipilih.

E

Satu arah tidak sesuai karena petugas mendengarkan pasien terlebih dahulu.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
A. Efisien
SOAL 37 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Pada saat pasien mendaftar di tempat pendaftaran rawat jalan, pasien diberikan nomor rekam medis 011111 dan pasien dipersilahkan untuk menuju ruang tunggu di depan poliklinik THT karena pasien hendak diperiksa gangguan di hidungnya. Padahal pasien sebelumnya pernak datang ke rumah sakit untuk konsultasi ke dokter umum dan mempunyai nomor 002333. Jika pemberian nomor rekam medisnya adalah setiap kedatangan di berikan nomor rekam medis dan disimpan di dalam masing-masing rak filing, maka sistem penomoran apa yang digunakan pada sarana kesehatan tersebut?

A

Sistem Seri

B

Sistem Unit

C

Sistem Seri Unit

D

Sistem Terminal Digit

E

Sistem Angka Langsung

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Sistem penomoran seri.

2

“Setiap datang dapat nomor baru” = seri. “Seumur hidup satu nomor” = unit. “Nomor baru lalu berkas digabung” = seri-unit.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiSistem penomoran seri

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pasien mendapatkan nomor rekam medis baru setiap kali datang: sebelumnya 002333, kemudian saat kunjungan baru diberikan 011111. Ini adalah ciri utama serial numbering system.

Pada sistem seri, setiap kunjungan menghasilkan nomor baru dan berkas dapat tersimpan terpisah sesuai nomor masing-masing. Jawaban A.

Analisis Pilihan Jawaban

B

Sistem unit memberi satu nomor yang sama untuk seluruh kunjungan pasien.

C

Seri-unit memberikan nomor baru tetapi berkas lama kemudian digabung ke nomor terbaru; soal menekankan disimpan pada masing-masing rak.

D

Terminal digit adalah cara penjajaran, bukan sistem pemberian nomor.

E

Angka langsung juga metode filing, bukan kebijakan satu nomor per kunjungan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
A. Sistem Seri
SOAL 38 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Pada saat petugas rekam medis menerima rekam medis yang dikembalikan dari seluruh ruangan klinik, maka petugas akan memeriksa kelengkapan pengisian dari berkas rekam medis tersebut. Apa data yang harus di lengkapi di dalam rekam medis rawat jalan?

A

Daftar permasalahan

B

Identitas topografi pasien

C

Laporan pemeriksaan fisik

D

Informasi tentang kondisi keluarga pasien

E

Informasi tentang kondisi pasien sekarang dan lampau

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Isi rekam medis rawat jalan.

2

Jika ditanya isi RM rawat jalan secara umum, pilih informasi yang menjamin kesinambungan: keluhan/kondisi kini + riwayat sebelumnya + hasil pemeriksaan dan rencana.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiIsi rekam medis rawat jalan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Rekam medis rawat jalan perlu memuat informasi klinis yang memungkinkan kesinambungan pelayanan, termasuk kondisi pasien saat ini dan riwayat kondisi sebelumnya.

Opsi E paling komprehensif untuk menggambarkan informasi yang perlu ada agar tenaga kesehatan memahami keadaan pasien sekarang dan lampau.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Daftar permasalahan lebih khas struktur tertentu seperti POMR dan bukan satu-satunya elemen umum.

B

“Identitas topografi” bukan istilah isi utama rekam medis rawat jalan pada konteks ini.

C

Pemeriksaan fisik memang penting, tetapi opsi E lebih luas dan berdasarkan analisis.

D

Kondisi keluarga dapat relevan pada kasus tertentu, tetapi bukan inti umum yang ditanyakan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Informasi tentang kondisi pasien sekarang dan lampau
SOAL 39 E. Etika, Komunikasi, Mutu, dan RME

Setiap pasien yang akan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan wajib mentaati aturan yang berlaku. Selain itu, pasien pun memiliki hak yang selama mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Petugas admisi wajib memberikan pemahaman terhadap hak dan kewajlban pasien selama berada di fasilitas kesehatan dan pasien wajib menandatanganinya jika pengobatannya ingin dilanjutkan pada fasilitas kesehatan tersebut. Siapa yang berhak mendandatangi dokumen, jika pasien yang berobat adalah anak anak dan diantar oleh wali pasien?

A

Pasien sendiri

B

Petugas admisi

C

Orang tua pasien

D

Orang yang mengantar pasien

E

Orang dewasa yang mengantar pasien

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Penandatangan dokumen untuk pasien anak.

2

Pada soal consent anak, kata kuncinya “orang tua/wali yang sah atau orang dewasa yang berwenang”. Jangan pilih petugas fasilitas sebagai pemberi persetujuan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPenandatangan dokumen untuk pasien anak

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pasien anak belum memiliki kapasitas hukum penuh untuk menandatangani berbagai dokumen pelayanan sendiri. Karena itu tanda tangan dilakukan oleh orang dewasa yang bertanggung jawab sebagai pendamping/wali.

Sesuai Acuan pada naskah, jawaban yang dipilih adalah E: orang dewasa yang mengantar pasien.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Anak tidak selalu memiliki kewenangan hukum untuk menandatangani dokumen sendiri.

B

Petugas admisi bukan pihak yang memberi persetujuan atas nama pasien.

C

Orang tua merupakan pihak yang lazim dan kuat secara hukum, tetapi acuan soal memilih kategori lebih luas “orang dewasa yang mengantar”.

D

“Orang yang mengantar” terlalu umum karena bisa saja bukan orang dewasa/berwenang.

Catatan penting

Dalam praktik, penandatangan harus orang tua/wali yang sah atau pihak yang memiliki kewenangan, bukan sembarang orang dewasa. opsi E dibahas sesuai naskah.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Orang dewasa yang mengantar pasien
F
Kelompok pembahasan

Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

SOAL 40 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap pasien yang mendapatkan perawatan, wajib dibuatkan rekam medis. Dalam hal pengisian diagnosis pada rekam medis sudah menjadi tanggung jawab dokter yang memberikan pelayanan. Diagnosis yang tertulis pada rekam medis dapat berupa kondisi tunggal ataupun kondisi multipel. Apa pernyataan diagnosis yang sesuai dengan kaidah kodifikasi?

A

Diagnosis terisi jelas

B

Diagnosis yang spesifik

C

Ditulis dengan huruf kapital

D

Merupakan diagnosis selain dari gejala

E

Diagnosis lengkap lebih dari satu kondisi

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Kaidah kodifikasi: diagnosis spesifik.

2

Dalam soal coding, cari kata “spesifik, lengkap, terdokumentasi”. Semakin spesifik diagnosis, semakin spesifik kode yang dapat dipilih.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKaidah kodifikasi: diagnosis spesifik

Pembahasan Langkah demi Langkah

Kode diagnosis yang akurat membutuhkan informasi klinis sedetail mungkin. Diagnosis yang spesifik memungkinkan coder memilih kode dengan tingkat rincian paling tepat dan mengurangi penggunaan kategori tidak spesifik.

Karena itu pernyataan yang paling sesuai dengan kaidah kodifikasi adalah “diagnosis yang spesifik”, jawaban B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Diagnosis yang “jelas” penting, tetapi spesifisitas lebih langsung menentukan ketepatan kode.

C

Huruf kapital tidak menentukan kualitas kodifikasi.

D

Gejala tetap dapat dikodekan pada kondisi tertentu bila diagnosis definitif belum ditegakkan; jadi pernyataan ini terlalu absolut.

E

Jumlah kondisi lebih dari satu tidak otomatis membuat dokumentasi lebih baik.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Diagnosis yang spesifik
SOAL 41 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap pasien yang mendapatkan perawatan, wajib dibuatkan rekam medis. Dalam hal pengisian diagnosis pada rekam medis sudah menjadi tanggung jawab dokter yang memberikan pelayanan. Diagnosis yang tertulis pada rekam medis dapat berupa kondisi tunggal ataupun kondisi multipel. Apa definisi kondisi utama sesuai dengan definisi pada ICD 10?

A

Suatu kondisi yang berupa gejala maupun kondisi selain penyakit

B

Suatu kondisi yang ditegakkan sesuai dengan kebutuhan pembiayaan

C

Suatu kondisi yang ditegakkan sesuai dengan dokter spesialis yang merawat pasien

D

Suatu kondisi yang didiagnosis pada akhir episode perawatan yang ditegakkan sesuai dengan kebutuhan pasien akan pengobatan atau pemeriksaan penunjang

E

Suatu kondisi yang didiagnosis pada saat awal dan akhir episode perawatan yang ditegakkan sesuai dengan kebutuhan pasien akan pengobatan atau pemeriksaan penunjang

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Definisi kondisi utama pada ICD-10 morbiditas.

2

Hafalkan tiga potongan definisi: “akhir episode” + “utama bertanggung jawab” + “kebutuhan pengobatan/investigasi”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiDefinisi kondisi utama pada ICD-10 morbiditas

Pembahasan Langkah demi Langkah

Kondisi utama ditentukan pada akhir episode perawatan sebagai kondisi yang terutama bertanggung jawab terhadap kebutuhan pasien akan pengobatan atau pemeriksaan/investigasi.

Opsi D paling sesuai karena menekankan penetapan pada akhir episode dan kaitannya dengan kebutuhan pelayanan pasien.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Kondisi utama tidak didefinisikan sekadar sebagai gejala atau kondisi selain penyakit.

B

Pemilihan kondisi utama tidak boleh ditentukan semata-mata oleh kebutuhan pembiayaan.

C

Spesialis yang merawat bukan dasar definisi kondisi utama.

E

Frasa “pada saat awal dan akhir” tidak sesuai penekanan definisi pada akhir episode perawatan.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Suatu kondisi yang didiagnosis pada akhir episode perawatan yang ditegakkan sesuai dengan kebutuhan pasien akan pengobatan atau pemeriksaan penunjang
SOAL 42 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap tanggal 5 di setiap bulannya, fasilitas kesehatan wajib melaporkan statistik pelayanan ke dinas kesehatan setempat. Salah satunya adalah laporan rekapitulasi morbiditas. Rekapitulasi tersebut akan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya promotif dan preventif. Apa istilah yang menunjukkan kasus baru dari tiap populasi?

A

Rasio

B

Insidensi

C

Eksidensi

D

Prevalensi

E

Epidemiologi

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Insidensi.

2

Insidensi = IN = kasus yang “masuk/baru”. Prevalensi = semua kasus yang “ada” pada populasi.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiInsidensi

Pembahasan Langkah demi Langkah

Insidensi menggambarkan kejadian kasus baru dalam suatu populasi selama periode tertentu. Kata jawaban pada soal adalah “kasus baru”.

Karena itu jawabannya B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Rasio adalah perbandingan dua besaran, tidak khusus kasus baru.

C

Eksidensi bukan istilah epidemiologi utama yang dimaksud.

D

Prevalensi menggambarkan seluruh kasus yang ada (lama + baru) pada titik/periode tertentu.

E

Epidemiologi adalah bidang ilmunya, bukan ukuran kasus baru.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Insidensi
SOAL 43 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Seorang petugas assembling mengalami kesulitan ketika menyusun kembali rekam medis karena tidak adanya nomor halaman pada formulir tersebut. Agar formulir rekam medis dapat digunakan secara efektif dan efisien maka dalam desain formulir harus mengikuti prinsip desain formulir yang benar. Prinsip desain formulir manakah yang diperlukan pada kondisi di atas?

A

Close

B

Body

C

Heading

D

Instruction

E

Introduction

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Prinsip desain formulir: heading.

2

Heading = identitas formulir/halaman; body = isi; instruction = petunjuk; close = penutup.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPrinsip desain formulir: heading

Pembahasan Langkah demi Langkah

Nomor halaman termasuk elemen identifikasi formulir yang membantu assembling memastikan urutan dan kelengkapan lembar. Informasi seperti judul formulir, identitas, nomor/halaman lazim ditempatkan pada bagian heading.

Karena masalah soal adalah tidak adanya nomor halaman, prinsip desain yang perlu diperbaiki adalah heading. Jawaban C.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Close berkaitan dengan bagian penutup formulir.

B

Body adalah area utama untuk pengisian data, bukan terutama identitas halaman.

D

Instruction adalah petunjuk pengisian.

E

Introduction berisi pengantar/tujuan singkat, bukan penomoran halaman.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
C. Heading
SOAL 44 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib memiliki indikator mutu yang terukur agar dapat ternilai upaya yang telah dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan benar-benar dapat meningkatkan mutu layanan secara berkesinambungan. Rekam medis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fasilitas pelayanan kesehatan. Apa jenis statistik yang dapat di gunakan, agar dapat diketahui capaian mutu kelengkapan rekam medis?

A

Statistik klasikal

B

Statistik inferens

C

Statistik kualitatif

D

Statistik deskriptif

E

Statistik konvensional

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Statistik deskriptif untuk indikator mutu.

2

Jika tugasnya “menggambarkan capaian” dengan persen/rata-rata tanpa uji hipotesis → deskriptif. Jika menguji hubungan/perbedaan/generalisasi → inferens.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiStatistik deskriptif untuk indikator mutu

Pembahasan Langkah demi Langkah

Untuk mengetahui capaian mutu kelengkapan rekam medis, data biasanya diringkas dalam bentuk jumlah, persentase, rata-rata, tabel, atau grafik. Tujuannya menggambarkan keadaan data yang ada, bukan melakukan generalisasi ke populasi yang lebih luas.

Jenis statistik yang sesuai adalah statistik deskriptif, jawaban D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

“Statistik klasikal” bukan kategori utama yang dimaksud.

B

Statistik inferens digunakan untuk menarik kesimpulan/generalisasi berdasarkan sampel.

C

Kualitatif bukan jenis statistik untuk menghitung capaian persentase.

E

“Statistik konvensional” bukan klasifikasi baku pada konteks ini.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Statistik deskriptif
SOAL 45 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap pasien yang mendapatkan perawatan, wajib dibuatkan rekam medis. Dalam hal pengisian diagnosis pada rekam medis sudah menjadi tanggung jawab dokter yang memberikan pelayanan. Diagnosis yang tertulis pada rekam medis dapat berupa kondisi tunggal ataupun kondisi multipel. Kode apa yang dapat digunakan jika diagnosis yang ditegakkan merupakan kondisi multipel dan terjadi inkonsistensi pada kondisi utama, dan dokter tidak dapat dimintai klarifikasi?

A

Aturan P1-P4

B

Aturan modifikasi A-F

C

Aturan mortalitas 1-3

D

Aturan morbiditas MB1-MB5

E

Aturan kode dagger dan asterisk

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Aturan morbiditas MB1–MB5.

2

Kata jawaban “morbiditas + kondisi utama + tidak bisa klarifikasi” → pikirkan MB1–MB5.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAturan morbiditas MB1–MB5

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pada morbiditas, dapat terjadi kondisi utama yang dipilih tidak konsisten dengan informasi lain pada rekam medis. Jika dokter tidak dapat diklarifikasi, ICD-10 menyediakan aturan reseleksi/modifikasi kondisi utama melalui aturan morbiditas MB1–MB5.

Karena soal secara eksplisit menyebut kondisi multipel, inkonsistensi kondisi utama, dan tidak dapat klarifikasi, jawabannya D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

P1–P4 bukan aturan morbiditas utama yang dimaksud pada kasus ini.

B

Aturan modifikasi A–F lebih terkait pemilihan sebab dasar kematian/mortalitas.

C

Aturan mortalitas 1–3 digunakan pada sertifikat penyebab kematian.

E

Dagger-asterisk digunakan untuk pengodean etiologi dan manifestasi, bukan menyelesaikan inkonsistensi kondisi utama.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Aturan morbiditas MB1-MB5
SOAL 46 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap tanggal 5 di tiap bulannya, fasilitas kesehatan wajib melaporkan statistik pelayanan ke dinas kesehatan setempat. Salah satunya adalah laporan rekapitulasi morbiditas. Rekapitulasi tersebut akan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya promotif dan preventit. Apa istilah yang menunjukkan proporsi orang yang berpenyakit dari satu populasi?

A

Rasio

B

Insidensi

C

Eksidensi

D

Prevalensi

E

Epidemiologi

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Prevalensi.

2

Jika pertanyaan menyebut “berapa banyak yang sedang sakit/berpenyakit” → prevalensi. Jika “berapa kasus baru muncul” → insidensi.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPrevalensi

Pembahasan Langkah demi Langkah

Prevalensi menunjukkan proporsi orang dalam populasi yang sedang memiliki suatu penyakit pada titik waktu atau selama periode tertentu. Prevalensi mencakup kasus yang sudah ada dan kasus baru yang masih berada dalam populasi.

Kata jawaban “proporsi orang yang berpenyakit dari satu populasi” mengarah ke prevalensi. Jawaban D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Rasio adalah konsep perbandingan umum.

B

Insidensi hanya menekankan kasus baru.

C

Eksidensi bukan ukuran utama yang dimaksud.

E

Epidemiologi adalah disiplin ilmu, bukan indikator proporsi kasus.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Prevalensi
SOAL 47 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Setiap pasien yang akan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan wajib menaati aturan yang berlaku. Selain itu, pasien pun memiliki hak selama mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Petugas admisi wajib memberikan pemahaman terhadap hak dan kewajiban pasien selama berada di fasilitas kesehatan dan pasien wajib menandatanganinya jika pengobatannya ingin dilanjutkan pada fasilitas kesehatan tersebut. Hak dan kewajiban pasien tertuang pada dokumen. Apakah dokumen yang menjelaskan mengenai hak dan kewajiban pasien?

A

Access consent

B

General consent

C

Standart consent

D

Informed consent

E

Standard Operating Procedures

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: General consent vs informed consent.

2

General consent = persetujuan umum saat masuk; informed consent = persetujuan tindakan tertentu setelah penjelasan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiGeneral consent vs informed consent

Pembahasan Langkah demi Langkah

General consent adalah persetujuan umum yang diberikan saat pasien mulai menerima pelayanan dan mencakup hal-hal umum seperti aturan fasilitas, hak dan kewajiban, serta persetujuan umum terhadap pelayanan administratif/medis dasar sesuai kebijakan fasilitas.

Informed consent lebih spesifik pada tindakan medis tertentu setelah pasien memperoleh informasi tentang tindakan, risiko, manfaat, dan alternatif. Karena soal menanyakan dokumen hak dan kewajiban pasien secara umum, jawabannya B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Access consent bukan dokumen umum yang dimaksud pada soal.

C

Standart consent bukan istilah yang digunakan sebagai jawaban.

D

Informed consent digunakan untuk tindakan/prosedur tertentu, bukan keseluruhan hak-kewajiban umum saat admisi.

E

SOP adalah pedoman kerja internal, bukan dokumen persetujuan pasien.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. General consent
SOAL 48 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Seorang pasien datang ke pendaftaran rawat inap pada malam hari dan hendak mendaftar sebagai pasien rawat inap karena pasien sedang sakit dan merasa harus dirawat. Namun, pasien tidak mempunyai surat rujukan untuk dirawat inap. Apa hal yang dilakukan jika menghadapi situasi tersebut?

A

Petugas pendaftaran menghubungi atasannya untuk meminta bantuan penyelesaian kasus seperti ini

B

Petugas pendaftaran menganjurkan pasien untuk pulang saja karena tidak ada rekomendasi dari dokter

C

Petugas pendaftaran tetap akan mendaftarkan pasien meskipun tanpa surat pengantar rawat inap (rujukan)

D

Petugas pendaftaran menganjurkan kepada pasien untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke klinik sehingga dapat diketahui apakah ada indikasi rawat inap atau tidak

E

Petugas pendaftaran menganjurkan kepada pasien untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke UGD sehingga dapat diketahui apakah ada indikasi rawat inap atau tidak

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Proses admisi rawat inap tanpa surat pengantar.

2

Admisi rawat inap memerlukan “keputusan medis”. Jika belum ada dan pasien datang malam/akut, arahkan ke IGD untuk asesmen.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiProses admisi rawat inap tanpa surat pengantar

Pembahasan Langkah demi Langkah

Pasien merasa perlu dirawat, tetapi keputusan rawat inap harus berdasarkan indikasi medis, bukan keinginan pasien semata. Karena datang malam hari dan belum ada surat/keputusan rawat inap, pasien perlu diperiksa dahulu oleh dokter di IGD.

Dari hasil pemeriksaan IGD dapat ditentukan apakah pasien memang memerlukan rawat inap. Maka jawaban E.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Menghubungi atasan tidak menyelesaikan kebutuhan penilaian medis pasien.

B

Menyuruh pulang tanpa penilaian medis berisiko dan tidak tepat.

C

Mendaftarkan langsung rawat inap tanpa indikasi/keputusan medis tidak sesuai alur.

D

Pada malam hari, klinik rawat jalan mungkin tidak tersedia; IGD adalah jalur yang tepat untuk evaluasi segera.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Petugas pendaftaran menganjurkan kepada pasien untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke UGD sehingga dapat diketahui apakah ada indikasi rawat inap atau tidak
SOAL 49 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Analisis kuantitatif rekam medis adalah salah satu kegiatan di unit rekam medis untuk memeriksa atau menelaah kelengkapan pengisian rekam medis. Apa alasan yang tepat mengenai perlunya dilaksanakan analisis tersebut ?

A

Untuk aktivitas dari risk management

B

Untuk identifikasi catatan yang tidak konsisten

C

Untuk membantu dalam memberikan kode penyakit dan tindakan yang lebih spesifik

D

Untuk mengidentifikasi bagian yang tidak lengkap yang dengan mudah dapat dikoreksi

E

Untuk mengingatkan kembali tentang pencatatan yang baik dan memperlihatkan pencatatan yang kurang

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Analisis kuantitatif rekam medis.

2

Kuantitatif = “ada/tidak ada, lengkap/tidak lengkap”. Kualitatif = “benar/konsisten/logis secara isi”.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAnalisis kuantitatif rekam medis

Pembahasan Langkah demi Langkah

Analisis kuantitatif berfokus pada keberadaan dan kelengkapan elemen yang seharusnya ada dalam rekam medis: formulir, identifikasi, autentikasi, tanggal, tanda tangan, dan bagian lain yang wajib diisi.

Tujuannya adalah menemukan bagian yang belum lengkap sehingga dapat segera dikembalikan/dikoreksi. Opsi D paling sesuai.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Risk management dapat memanfaatkan hasil analisis, tetapi bukan tujuan paling langsung analisis kuantitatif.

B

Inkonsistensi isi lebih dekat dengan analisis kualitatif.

C

Mendukung coding dapat menjadi manfaat, tetapi analisis kuantitatif utamanya menilai kelengkapan.

E

Mengingatkan pencatatan baik merupakan efek edukatif, bukan tujuan teknis utama.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. Untuk mengidentifikasi bagian yang tidak lengkap yang dengan mudah dapat dikoreksi
SOAL 50 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Pengolahan data rekam medis di antaranya meliputi validasi isi rekam medis, kodifikasi klinis dan statistik pelayanan. PMIK yang diberikan kewenangan tugas dan fungsi menyajikan dan menganalisis mutu rekam medis. Namun, memiliki keterbatasan dalam mendeskripsikan analisis kualitas data rekam medis. Apa yang PMIK lakukan dalam menghadapi situasi tersebut?

A

Tetap menyelesaikan tugas dan fungsi sesuai dengan batas kemampuan

B

Mencoba menerima kewenangan dan berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan

C

Mencoba menerima kewenangan dan mencari referensi lain untuk mendapatkan solusi

D

Menyampaikan kepada kepala instalasi bahwa tidak menguasai kewenangan yang diberikan

E

Menyampaikan kepada kepala instalasi bahwa tidak menguasai kewenangan yang diberikan dan meminta untuk dilakukan kredensialing

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Kompetensi, kewenangan, dan kredensialing PMIK.

2

Jika soal menyinggung “kewenangan tugas” dan “keterbatasan kompetensi”, cari opsi yang mengandung pelaporan kepada atasan + kredensialing/penetapan kewenangan.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKompetensi, kewenangan, dan kredensialing PMIK

Pembahasan Langkah demi Langkah

PMIK menerima kewenangan untuk menganalisis mutu rekam medis tetapi merasa memiliki keterbatasan kompetensi dalam aspek tersebut. Menjalankan tugas di luar kompetensi tanpa pengakuan/penilaian dapat menimbulkan risiko mutu dan tanggung jawab profesional.

Opsi E paling tepat karena PMIK menyampaikan keterbatasan kepada kepala instalasi dan meminta proses kredensialing untuk menilai/menetapkan kewenangan sesuai kompetensinya.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Tetap bekerja hanya sebatas kemampuan dapat menghasilkan tugas yang tidak tuntas atau tidak sesuai standar.

B

Menerima kewenangan tanpa memastikan kompetensi kurang aman.

C

Mencari referensi baik untuk belajar, tetapi tidak menggantikan penilaian kewenangan profesional jika tugas memang memerlukan kredensial.

D

Hanya menyatakan tidak menguasai tanpa menawarkan mekanisme penyelesaian belum cukup.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Menyampaikan kepada kepala instalasi bahwa tidak menguasai kewenangan yang diberikan dan meminta untuk dilakukan kredensialing
SOAL 51 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Salah satu tujuan dari pelaksanaan manajemen informasi kesehatan adalah menghasilkan informasi yang baik dan berguna untuk pengambilan keputusan. Apa kriteria agar informasi dapat bernilai baik?

A

Tepat waktu

B

Relevan dan akurat

C

Dapat disajikan secepatnya

D

Relevan, tepat waktu, terurai, dan terkaji

E

Relevan, lengkap, akurat dan tepat waktu

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Kualitas informasi kesehatan.

2

Hafalan cepat kualitas informasi: R-L-A-T = Relevan, Lengkap, Akurat, Tepat waktu.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiKualitas informasi kesehatan

Pembahasan Langkah demi Langkah

Informasi yang baik untuk pengambilan keputusan harus relevan dengan kebutuhan, lengkap, akurat, dan tersedia tepat waktu. Jika salah satu unsur ini hilang, keputusan dapat menjadi terlambat atau keliru.

Opsi E memuat kombinasi kriteria paling lengkap: relevan, lengkap, akurat, dan tepat waktu.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Tepat waktu saja tidak menjamin informasi benar atau relevan.

B

Relevan dan akurat penting tetapi belum memuat kelengkapan dan ketepatan waktu.

C

Cepat disajikan tidak sama dengan akurat atau relevan.

D

“Terurai dan terkaji” bukan rangkaian kriteria inti yang selengkap E.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Relevan, lengkap, akurat dan tepat waktu
SOAL 52 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Pada unit rekam medis di Rumah Sakit XXX setelah dilakukan analisis kuantitatif ditemukan 90% rekam medis tidak lengkap. Penyimpanan untuk rekam medis yang tidak lengkap dapat dengan berbagai cara. Apakah cara yang paling mudah dalam menyimpan dan mencari kembali untuk rekam medis yang belum lengkap?

A

Disimpan di tempat khusus dan disusun berdasarkan nama petugas

B

Disimpan di tempat khusus dan disusun berdasarkan nomor rekam medis

C

Rekam medis disimpan di ruang komite medis dan disusun berdasarkan alfabet

D

Rekam medis disimpan langsung pada tempat penyimpanan dan sesuai dengan nomornya

E

Rekam medis disimpan di masing-masing ruangan dokter yang akan melengkapinya

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Penyimpanan rekam medis belum lengkap.

2

Berkas “belum selesai” → pisahkan secara fisik/elektronik, tetapi tetap urutkan dengan identitas unik: nomor rekam medis.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiPenyimpanan rekam medis belum lengkap

Pembahasan Langkah demi Langkah

Rekam medis yang belum lengkap perlu dipisahkan dari filing aktif normal agar mudah dipantau dan ditindaklanjuti. Namun penyusunannya tetap harus menggunakan jawaban penelusuran yang stabil dan unik, yaitu nomor rekam medis.

Karena itu cara paling mudah untuk menyimpan dan mencari kembali adalah tempat khusus yang disusun berdasarkan nomor RM, jawaban B.

Analisis Pilihan Jawaban

A

Nama petugas dapat berubah dan satu petugas dapat menangani banyak berkas, sehingga kurang efisien untuk retrieval.

C

Ruang komite medis bukan lokasi operasional untuk penyimpanan semua berkas belum lengkap.

D

Jika langsung masuk filing biasa, berkas yang masih perlu dilengkapi lebih sulit dipantau.

E

Menyimpan di ruang dokter meningkatkan risiko kehilangan dan kesulitan pengendalian.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
B. Disimpan di tempat khusus dan disusun berdasarkan nomor rekam medis
SOAL 53 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Di dalam penilaian pelayanan kesehatan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kualitatif yang dilakukan terhadap berkas rekam medis pasien yang sudah dilakukan pelayanan kesehatan dan sudah pulang. Apa yang dimaksud dengan analisis kualitatif?

A

Merupakan penilaian kebenaran pengisian berkas rekam medis oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis

B

Merupakan penilaian kekurangan pengisian berkas rekam medis oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis

C

Merupakan penilaian ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis

D

Merupakan penilaian terhadap jumlah formulir rekam medis yang telah diisi oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis

E

Merupakan penilaian terhadap konsistensi pengisian berkas rekam medis oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis dari mulai pasien masuk, masa perawatan sampai dengan pasien dipulangkan

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Analisis kualitatif rekam medis.

2

Kualitatif = baca “cerita klinisnya”: apakah diagnosis, pemeriksaan, terapi, dan perkembangan konsisten/logis dari masuk sampai pulang?

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiAnalisis kualitatif rekam medis

Pembahasan Langkah demi Langkah

Analisis kualitatif tidak hanya menghitung apakah kolom terisi, tetapi menilai kualitas dan konsistensi informasi klinis sepanjang episode pelayanan—mulai pasien masuk, selama perawatan, sampai pulang.

Opsi E paling tepat karena menekankan konsistensi pengisian dari awal hingga akhir pelayanan.

Analisis Pilihan Jawaban

A

“Kebenaran” terlalu umum dan tidak menggambarkan penilaian konsistensi antarbagiannya secara utuh.

B

Kekurangan pengisian lebih dekat dengan analisis kuantitatif.

C

Ketidaklengkapan juga merupakan fokus kuantitatif.

D

Menghitung jumlah formulir yang terisi adalah kuantitatif, bukan kualitatif.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
E. Merupakan penilaian terhadap konsistensi pengisian berkas rekam medis oleh tenaga kesehatan yang mengisi berkas rekam medis dari mulai pasien masuk, masa perawatan sampai dengan pasien dipulangkan
SOAL 54 F. Kodifikasi, ICD-10, Statistik Morbiditas, dan Consent

Penyimpanan rekam medis merupakan bagian dari subsistem rekam medis. Ruang penyimpanan harus selalu terjaga dari seseorang yang tidak memiliki kewenangan atau hak akses terhadap rekam medis. Ruang penyimpanan rekam medis harus tetap rapi dan terjaga suhu serta kebersihannya. Jika rekam medis diselenggarakan secara elektronik, berapa lama waktu penyimpanan rekam medis bagi fasilitas pelayanan kesehatan selain dari rumah sakit?

A

2 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat

B

5 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat

C

15 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat

D

25 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat

E

10 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat

Jangan lihat jawaban dulu

CARA MENJAWAB

1

Kenali konsep yang sedang diuji: Masa penyimpanan Rekam Medis Elektronik.

2

Untuk soal regulasi masa simpan, perhatikan dua hal: jenis media (elektronik/non-elektronik) dan jenis fasilitas. Jangan memakai angka retensi berkas kertas secara otomatis untuk RME.

3

Cocokkan hasil perhitungan atau kata jawaban yang diperoleh dengan pilihan jawaban, lalu lanjutkan ke pembahasan untuk memeriksa alasan setiap opsi.

Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Konsep yang diujiMasa penyimpanan Rekam Medis Elektronik

Pembahasan Langkah demi Langkah

Soal menanyakan masa penyimpanan rekam medis elektronik pada fasilitas pelayanan kesehatan selain rumah sakit. Berdasarkan Acuan pada naskah, masa simpan yang digunakan adalah 25 tahun sejak tanggal terakhir pasien berobat.

Dengan demikian jawabannya D.

Analisis Pilihan Jawaban

A

2 tahun tidak berdasarkan analisis untuk RME pada kasus.

B

5 tahun terlalu singkat dibanding ketentuan yang dijadikan acuan.

C

15 tahun bukan pilihan pada acuan.

E

10 tahun juga bukan masa simpan yang digunakan pada soal.

Kesimpulan JawabanBuka bagian ini setelah memahami cara berpikirnya.
D. 25 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat
Ringkasan

Ringkasan Tips Ujian

1

Kenali satuan indikator: BOR = %, BTO = kali, TOI/AvLOS = hari, NDR = per 1.000.

2

Pada soal statistik rawat inap, bedakan “hari perawatan” dan “lama rawat”. Keduanya bukan data yang sama.

3

Pada soal filing, bedakan sistem penomoran (seri/unit/seri-unit), sistem penjajaran (straight/terminal/middle digit), dan lokasi penyimpanan (sentralisasi/desentralisasi).

4

Pada soal rekam medis, kuantitatif = kelengkapan; kualitatif = konsistensi/kualitas isi.

5

Pada soal consent, bedakan general consent (umum saat masuk) dengan informed consent (tindakan spesifik).

6

Pada soal coding, cari diagnosis paling spesifik dan pahami kapan aturan morbiditas MB1–MB5 digunakan.

7

Jika angka hasil hitung tidak persis ada di opsi, periksa: pembulatan, jumlah hari periode, satuan, dan kemungkinan salah ketik pada soal.

↑