Tulis data diketahui dan apa yang ditanya, lengkap dengan periode serta satuannya.
Statistik Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Cara menjawab • BOR • LOS • TOI • BTO • Mortalitas • Barber Johnson
Petunjuk Menggunakan Pembahasan Ini
Pisahkan data yang diketahui, indikator yang ditanya, periode perhitungan, dan satuan sebelum memasukkan angka ke rumus.
Untuk perubahan jumlah tempat tidur di tengah periode, gunakan konsep hari-tempat-tidur berbobot. Untuk indikator kematian, pastikan numerator dan denominator sesuai definisi indikator yang ditanya.
Gunakan pembahasan untuk memahami alasan pemilihan jawaban, bukan sekadar menghafal huruf pilihan. Jika perhitungan langsung atau redaksi opsi tampak berbeda, catatan penting ditampilkan agar sumber tidak dikoreksi secara diam-diam.
Strategi 5 langkah sebelum memilih jawaban
Pilih indikator/rumus yang tepat: LD, BOR, LOS, TOI, BTO, GDR/NDR, atau indikator khusus.
Samakan satuan dan tentukan denominator dengan benar; gunakan hari-tempat-tidur berbobot bila kapasitas berubah.
Substitusikan angka, hitung, lalu cek kewajaran hasil dan satuannya.
Bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai; baca catatan verifikasi jika hasil hitung tampak tidak konsisten.
Ringkasan Rumus yang Sering Muncul
BOR = HP / (TT × hari) × 100% (gunakan hari-tempat-tidur berbobot bila TT berubah)
AvLOS = jumlah lama dirawat / pasien keluar (H+M)
TOI = ((TT × hari) − HP) / pasien keluar (H+M)
BTO = pasien keluar (H+M) / TT
GDR = jumlah pasien mati / pasien keluar (H+M) × 1.000‰
Postoperative Death Rate = kematian pascaoperasi sesuai batas waktu / pasien operasi × 100%
Materi Inti yang Perlu Dipahami
Gunakan bagian ini sebagai peta konsep sebelum masuk ke latihan soal. Setiap topik diringkas dengan konteks, prinsip, dan hal yang paling sering membedakan pilihan jawaban.
Hari perawatan dan lama dirawat
Hari perawatan menggambarkan beban tempat tidur pada suatu hari/periode, sedangkan lama dirawat menggambarkan durasi perawatan pasien yang keluar. Keduanya sering tampak mirip tetapi digunakan pada indikator yang berbeda.
- HP berhubungan dengan okupansi tempat tidur.
- LD menjadi dasar perhitungan AvLOS.
- Pasien masuk-keluar pada hari yang sama perlu mengikuti definisi operasional yang dipakai fasilitas.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
- Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.
Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.
BOR, AvLOS, TOI, dan BTO
Empat indikator ini dibaca sebagai satu gambaran pemanfaatan tempat tidur. BOR melihat tingkat keterisian, AvLOS melihat lama dirawat, TOI melihat jeda kosong, dan BTO melihat berapa kali tempat tidur digunakan.
- BOR memakai hari perawatan sebagai pembilang.
- AvLOS memakai total lama dirawat dibagi pasien keluar.
- TOI memakai hari tempat tidur yang tidak terpakai.
- BTO memakai jumlah pasien keluar dibagi tempat tidur.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.
Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.
Perubahan jumlah tempat tidur
Jika jumlah tempat tidur berubah di tengah periode, kapasitas hari-tempat-tidur harus dihitung per segmen waktu. Mengalikan jumlah tempat tidur akhir dengan seluruh hari akan menghasilkan denominator yang keliru.
- Hitung TT × hari untuk setiap rentang sebelum dan sesudah perubahan.
- Jumlahkan seluruh kapasitas hari-tempat-tidur.
- Gunakan total tersebut untuk BOR atau TOI.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
- Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.
Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.
Indikator kematian
GDR, NDR, FDR, IMR, MDR, dan postoperative death rate memiliki populasi sasaran dan denominator yang berbeda. Langkah aman adalah menulis definisi pembilang dan penyebut sebelum memasukkan angka.
- GDR menggunakan seluruh kematian pasien keluar.
- NDR berfokus kematian setelah periode awal tertentu sesuai definisi yang digunakan.
- IMR menggunakan kematian bayi sebelum usia satu tahun per kelahiran hidup.
- Indikator maternal/fetal/postoperative harus mengikuti definisi kasusnya.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
Pastikan populasi pembilang dan penyebut sama konteksnya. Bedakan kematian rumah sakit, kematian maternal, fetal, neonatal/bayi, dan kematian pascaoperasi karena masing-masing menggunakan definisi populasi serta periode berbeda.
Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih indikator hanya karena sama-sama memuat kata “death rate” tanpa memeriksa siapa yang dihitung dan periode waktunya.
Statistik rawat jalan
Indikator rawat jalan dapat menghitung kunjungan baru, kunjungan ulang, rata-rata kunjungan per hari buka, atau distribusi pelayanan. Pastikan pembilang sesuai jenis kunjungan yang diminta.
- Hari buka poliklinik menjadi denominator untuk rata-rata per hari buka.
- Pasien baru tidak selalu sama dengan seluruh kunjungan.
- Baca apakah pertanyaan meminta jumlah, rerata, proporsi, atau tren.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
- Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.
Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.
Grafik Barber-Johnson
Grafik Barber-Johnson menghubungkan BOR, AvLOS, TOI, dan BTO untuk menilai pola efisiensi pemanfaatan tempat tidur. Nilai tidak dibaca terpisah; kombinasi antarindikator memberi gambaran operasional yang lebih lengkap.
- BOR terlalu rendah dapat menunjukkan kapasitas tidak termanfaatkan.
- TOI terlalu tinggi menunjukkan tempat tidur lama kosong.
- BTO dan AvLOS membantu menjelaskan kecepatan perputaran serta durasi perawatan.
- Gunakan kasus latihan untuk membedakan konsep yang mirip, bukan hanya menghafal istilah atau rumus.
- Periksa kembali konteks pelayanan, satuan, periode, serta pihak yang terlibat sebelum menetapkan jawaban.
Tuliskan data diketahui lengkap dengan satuan dan periodenya. Pilih indikator yang ditanya, masukkan data ke rumus yang benar, lalu lakukan pemeriksaan kewajaran: apakah hasil harus berupa persen, hari, kali, atau jumlah pasien.
Jangan mencampur hari perawatan dengan lama dirawat, dan jangan memakai kapasitas tempat tidur yang sama sepanjang periode bila sebenarnya ada perubahan jumlah TT.
5 Kelompok Pembahasan
27 Soal + Cara Menjawab + Pembahasan
Statistik Rawat Inap, Lama Dirawat, dan Pemakaian Tempat Tidur
Seorang pasien datang ke rumah sakit pada hari Jumat tanggal 15 Desember 2023 dengan keluhan panas disertai mual dengan riwayat hipertensi. Dokter menyarankan untuk rawat inap dan keluar hari Kamis tanggal 21 Desember 2023. Pada hari yang sama (Kamis) terdapat 1 pasien lain yang masuk pada jam 09.00 dan keluar pukul 15.00. Berapakah jumlah lama dirawat pada kasus tersebut?
3 hari
4 hari
5 hari
6 hari
7 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Perhitungan lama dirawat (LD).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Soal meminta lama dirawat (LD), sehingga yang perlu diperhatikan adalah aturan menghitung hari antara tanggal masuk dan tanggal keluar. Pasien pertama masuk 15 Desember dan keluar 21 Desember. Selisih tanggal kalender adalah 6 hari; bila hari masuk dan hari keluar dihitung secara inklusif, hasilnya 7 hari. Adanya pasien lain yang masuk dan keluar pada hari yang sama tidak mengubah lama dirawat pasien pertama.
Untuk mahasiswa, jangan menghitung hanya dari nama hari. Tulis tanggal masuk dan tanggal keluar, tentukan definisi LD yang digunakan pada pembelajaran statistik rumah sakit, lalu gunakan definisi itu secara konsisten. Pada opsi soal ini, perhitungan inklusif menghasilkan 7 hari.
LD = tanggal keluar − tanggal masuk (konvensi perhitungan mengikuti definisi pada soal).Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 3 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat (LD). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 4 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat (LD). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 5 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat (LD). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 6 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat (LD). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Perhitungan lama dirawat (LD). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Catatan konsep: ada bahan ajar yang menggunakan selisih tanggal, sementara latihan tertentu menghitung hari masuk dan hari keluar secara inklusif. Karena itu definisi operasional LD perlu disepakati sebelum membandingkan hasil.
Seorang PMIK sedang melakukan tugas untuk menghitung indikator penggunaan tempat tidur pada bulan Juni 2023. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil rekapitulasi sensus didapatkan jumlah HP: 2.400. Pasien keluar (Hidup + mati): 300 orang dan terdapat 100 tempat tidur. Berapakah nilai Turn Over Internal (TOI) pada kasus tersebut?
1 hari
2 hari
3 hari
4 hari
5 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Turn Over Interval (TOI).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
TOI mengukur rata-rata hari sebuah tempat tidur kosong di antara dua pasien. Hitung terlebih dahulu kapasitas hari-tempat-tidur selama Juni, kurangi hari perawatan, lalu bagi dengan jumlah pasien keluar. Hasilnya 2 hari, sesuai dengan konsep pada kasus B.
TOI = ((TT × jumlah hari periode) − HP) / pasien keluar = ((100 × 30) − 2.400) / 300 = 2 hari.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 1 hari tidak cocok dengan hasil Turn Over Interval (TOI). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Turn Over Interval (TOI). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 3 hari tidak cocok dengan hasil Turn Over Interval (TOI). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 4 hari tidak cocok dengan hasil Turn Over Interval (TOI). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 5 hari tidak cocok dengan hasil Turn Over Interval (TOI). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK ditugaskan untuk melakukan perhitungan BTO oleh atasannya. Berdasarkan rekapitulasi data tempat tidur pada tahun 2023 diperoleh data pasien keluar (mati > 48 jam sebanyak 200 pasien, < 48 jam sebanyak 350, hidup = 3.650 orang). Total lama dirawat pada tahun 2023 adalah 14.600, hari perawatan: 15.690 dan terdapat tempat tidur sebanyak 120 tempat tidur. Berapakah nilai Bed Turn Over (BTO) pada kasus tersebut?
32 pasien
33 pasien
34 pasien
35 pasien
36 pasien
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Bed Turn Over (BTO).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
BTO menunjukkan berapa kali satu tempat tidur digunakan oleh pasien keluar dalam periode. Jumlah pasien keluar adalah pasien hidup ditambah seluruh pasien meninggal: 3.650 + 350 + 200 = 4.200. Dibagi 120 TT menghasilkan 35 kali, sesuai hasil analisis D.
BTO = pasien keluar (H+M) / TT = (3.650 + 350 + 200) / 120 = 4.200 / 120 = 35 kali.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 32 pasien tidak cocok dengan hasil Bed Turn Over (BTO). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 33 pasien tidak cocok dengan hasil Bed Turn Over (BTO). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 34 pasien tidak cocok dengan hasil Bed Turn Over (BTO). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Bed Turn Over (BTO). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 36 pasien tidak cocok dengan hasil Bed Turn Over (BTO). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK menerima data dari bangsal mawar (bangsal rawat inap) per tanggal 31 Oktober 2023 dengan jumlah tempat tidur sebanyak 85 buah dengan pasien sisa yang masih dirawat sebanyak 50 orang. Tanggal 1 April jam 08.00-11.00 ada pasien masuk dan sampai jam 02.00 bertambah lagi sebanyak 3 pasien. Keesokan harinya ada 5 pasien keluar sembuh, 2 dirujuk, 1 meninggal dan 3 pindah ruang kelas. Berapakah jumlah pasien yang masih dirawat pada kasus tersebut?
49 pasien
50 pasien
51 pasien
52 pasien
53 pasien
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Rekonsiliasi sensus pasien masih dirawat.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Gunakan persamaan arus pasien: sisa awal + pasien masuk − pasien keluar/pindah = sisa akhir. Semua perubahan harus dicatat dalam periode sensus yang sama. Pada kasus ini, redaksi jumlah pasien masuk sebelum tambahan tiga pasien tidak sepenuhnya jelas, sehingga angka akhir tidak dapat dipastikan tanpa asumsi tambahan.
Yang perlu dikuasai mahasiswa adalah logika rekonsiliasinya: tulis sisa awal, tambahkan seluruh pasien masuk, lalu kurangi pasien yang benar-benar keluar dari bangsal. Pindah antar-ruang juga harus dibaca sesuai definisi sensus yang digunakan fasilitas. Bila satu komponen jumlah tidak jelas, jangan memaksakan hitungan seolah datanya lengkap.
Sisa pasien = pasien awal + pasien masuk − pasien keluar/pindah (angka masuk pada soal perlu ditafsirkan hati-hati).Analisis Pilihan Jawaban
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Redaksi jumlah pasien masuk pada 1 April ambigu. Gunakan butir ini untuk memahami persamaan arus pasien dan pentingnya kelengkapan data sensus.
Seorang PMIK diminta oleh atasan untuk melakukan perhitungan LOS. Berdasarkan hasil rekapitulasi sensus rawat inap selama tahun 2023, data diperoleh sebagai berikut: jumlah lama dirawat 98.000, 150 tempat tidur dan jumlah pasien yang keluar (H + M) sebanyak 24.500 orang. Berapakah nilai Length Of Stay (LOS) yang dihitung oleh PMIK tersebut?
1 hari
2 hari
3 hari
4 hari
5 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Average Length of Stay (AvLOS/LOS).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
LOS/AvLOS diperoleh dari jumlah lama dirawat dibagi pasien keluar hidup dan mati. 98.000 dibagi 24.500 = 4 hari. Pilihan D sesuai dengan konsep pada kasus.
LOS = jumlah lama dirawat / pasien keluar (H+M) = 98.000 / 24.500 = 4 hari.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 1 hari tidak cocok dengan hasil Average Length of Stay (AvLOS/LOS). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 2 hari tidak cocok dengan hasil Average Length of Stay (AvLOS/LOS). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 3 hari tidak cocok dengan hasil Average Length of Stay (AvLOS/LOS). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Average Length of Stay (AvLOS/LOS). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 5 hari tidak cocok dengan hasil Average Length of Stay (AvLOS/LOS). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Rumah Sakit Salsabila Husada memiliki 6 jenis bangsal rawat Inap dengan jumlah tempat tidur sebanyak 20 buah. Ketika dilakukan rekapitulasi sensus rawat inap pada akhir bulan Juni 2022 oleh seorang PMIK, didapatkan data untuk hari perawatan sebesar 5.100 dan jumlah pasien keluar (H + M): 250 pasien. Berapa jumlah tempat tidur terisi pada kasus tersebut?
130
140
150
160
170
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Hari perawatan 5.100 selama 30 hari dapat dikonversi menjadi rata-rata tempat tidur yang terisi per hari. 5.100/30 = 170, sehingga pilihan E sesuai hasil analisis.
Rata-rata TT terisi = HP / jumlah hari = 5.100 / 30 = 170.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 130 tidak cocok dengan hasil Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 140 tidak cocok dengan hasil Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 150 tidak cocok dengan hasil Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 160 tidak cocok dengan hasil Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Rata-rata tempat tidur terisi dari hari perawatan. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Indikator Kematian, Operasi, dan Rawat Jalan
Seorang PMIK diminta untuk memberikan interpretasi pada laporan rumah sakit, yaitu Fetal Death Rate (FDR) pada tahun 2023 sebesar 23%. Hasil dibutuhkan sebagai bahan rapat antar unit di rumah sakit. Apakah hasil interpretasi grafik yang diharapkan pada kasus tersebut?
Setiap 100 kematian bayi terdapat 23 kemajuan janin
23 kematian janin dari setiap 100 kelahiran hidup + mati
2 kematian janin usia >2 minggu dari setiap 100 kematian bayi
23 kematian janin usia <2 minggu dari setiap 100 kematian bayi
Setiap 100 pasien keluar hidup + mati terdapat 23 kematian bayi baru lahir
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Interpretasi Fetal Death Rate (FDR).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Fetal Death Rate menghubungkan jumlah kematian janin dengan total kelahiran yang masuk dalam definisi indikator. Karena itu interpretasi harus menyebut kematian janin sebagai pembilang dan total kelahiran sebagai dasar pembanding. Opsi yang berbicara tentang kematian bayi, kematian neonatal, atau pasien keluar rumah sakit menggunakan populasi yang berbeda.
Pada pilihan yang ada, B—23 kematian janin dari setiap 100 kelahiran hidup + mati—paling mendekati cara membaca nilai 23%. Opsi A memuat frasa 'kemajuan janin' yang tidak sesuai dengan istilah statistik dan tampak sebagai salah ketik.
FDR = kematian janin / (kelahiran hidup + kematian janin) × 100%.Analisis Pilihan Jawaban
Tidak tepat. Frasa “23 kemajuan janin” tidak mempunyai makna statistik FDR dan tampak sebagai salah ketik.
Paling sesuai. Nilai 23% dibaca sebagai sekitar 23 kematian janin pada setiap 100 total kelahiran yang masuk denominator FDR.
Membahas kematian janin usia tertentu dibanding kematian bayi; pembilang dan penyebutnya bukan definisi FDR.
Sama-sama memakai kematian janin, tetapi denominator “kematian bayi” tidak sesuai untuk FDR.
Menggunakan pasien keluar hidup + mati sebagai denominator, yaitu populasi statistik rumah sakit, bukan kelahiran.
Opsi A mengandung salah ketik dan tidak memberikan interpretasi FDR yang logis. Secara konsep, interpretasi harus menyebut kematian janin dibanding total kelahiran yang sesuai definisi indikator.
Seorang PMIK menganalisis sensus harian rawat inap. Berdasarkan sensus tersebut terdapat pasien yang dirawat inap di poli tulip pada tanggal 1 Januari 2022 jam 05.00 WIB dan dinyatakan bisa keluar pada jam 20.00 WIB di tanggal yang sama. Berapa jumlah lama dirawat (LD) pada kasus tersebut?
0
1
2
3
4
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Untuk pasien yang masuk dan keluar pada tanggal yang sama, bahan soal menggunakan hitungan 1 hari. Karena itu pilihan B sesuai dengan konsep pada kasus.
Pasien masuk dan keluar pada tanggal yang sama dihitung 1 hari dalam konvensi LD yang digunakan pada soal.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 0 tidak cocok dengan hasil Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 2 tidak cocok dengan hasil Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 3 tidak cocok dengan hasil Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 4 tidak cocok dengan hasil Lama dirawat untuk pasien masuk-keluar pada hari yang sama. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK membuat laporan mutu pelavanan rawat inap khususnya tindakan operasi di rumah sakit khusus bedah. Data didapatkan dari periode yang dihitung adalah pasien yang menjalani operasi 60 pasien dari 65 pasien keluar hidup + mati, pasien yang meninggal pada saat pelaksanaan anestesi operasi sebanyak 1 pasien, pasien yang meninggal sebelum 10 hari setelah operasi sebanyak 5 pasien, 12 pasien meninggal setelah 10 hari pasca operasi. Sedangkan diantaranya terdapat 15 pasien dengan infeksi setelah operasi. PMIK menghitung post operative death rate dengan pembulatan. Berapakah numerator dari perhitungan pada kasus tersebut?
1
5
10
12
15
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Numerator Postoperative Death Rate.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Soal tidak meminta nilai persentase, tetapi numerator. Dari data, kematian sebelum 10 hari pascaoperasi berjumlah 5 pasien. Maka numerator yang dipakai pada soal adalah 5, pilihan B.
Numerator PODR pada soal = kematian pascaoperasi dalam batas waktu yang ditetapkan = 5 pasien.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 1 tidak cocok dengan hasil Numerator Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Numerator Postoperative Death Rate. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 10 tidak cocok dengan hasil Numerator Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 12 tidak cocok dengan hasil Numerator Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 15 tidak cocok dengan hasil Numerator Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Sebagai seorang PMIK diminta untuk membuat pelaporan kementerian kesehatan melalui SIRS online. Laporan direkap berdasarkan hasil dari sensus harian yang ada apa masing-masing unit perawatan rawat inap. Diketahui pada tanggal 2022 pasien keluar hidup: 1.200, mati <48 jam sebanyak 200 dan mati >48jam sebanyak 600. Berapa nilai Gross Death Rate (GDR) pada kasus tersebut?
400 permil
410 permil
420 permil
430 permil
440 permil
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Gross Death Rate (GDR).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Jumlah kematian = 200 + 600 = 800. Total pasien keluar = 1.200 + 200 + 600 = 2.000. GDR = 800/2.000 × 1.000 = 400‰, sesuai pilihan A.
GDR = jumlah pasien mati / pasien keluar (H+M) × 1.000 = (200 + 600) / (1.200 + 200 + 600) × 1.000 = 400‰.Analisis Pilihan Jawaban
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Gross Death Rate (GDR). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 410 permil tidak cocok dengan hasil Gross Death Rate (GDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 420 permil tidak cocok dengan hasil Gross Death Rate (GDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 430 permil tidak cocok dengan hasil Gross Death Rate (GDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 440 permil tidak cocok dengan hasil Gross Death Rate (GDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK sedang bertugas untuk membuat laporan mutu pelayanan kepada direktur rumah sakit. Data yang dilaporkan berupa jumlah kematian bersih pada bulan Juli 2021. Laporan tersebut akan digunakan untuk rapat evaluasi bersama tim mutu dan sebagai bahan pengambilan keputusan. Apakah indikator statistik yang dimaksud pada kasus tersebut?
Net Death Rate
Fetal Death Rate
Gross Death Rate
Net Autopsy Rate
Gross Autopsy Rate
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Net Death Rate (NDR).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Kata jawaban “jumlah kematian bersih” mengarah pada Net Death Rate. Karena itu pilihan A adalah indikator yang dimaksud pada pilihan yang paling sesuai.
NDR menghitung kematian bersih, lazimnya kematian setelah melewati batas waktu awal perawatan dibanding pasien keluar.Analisis Pilihan Jawaban
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Net Death Rate (NDR). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai Fetal Death Rate tidak cocok dengan hasil Net Death Rate (NDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai Gross Death Rate tidak cocok dengan hasil Net Death Rate (NDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai Net Autopsy Rate tidak cocok dengan hasil Net Death Rate (NDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai Gross Autopsy Rate tidak cocok dengan hasil Net Death Rate (NDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK akan membuat salah satu laporan indikator rawat jalan pada bulan Februari 2022. Data didapatkan dari buku register rawat jalan sebagai berikut: Jumlah kunjungan pasien baru: 320 Jumlah pasien lama: 20 Jumlah hari buka poliklinik 20 hari Berapakah rerata kunjungan baru perhari pada kasus tersebut?
14 pasien
15 pasien
16 pasien
17 pasien
18 pasien
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Rerata kunjungan pasien baru per hari.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Rerata kunjungan pasien baru per hari dihitung dengan membagi jumlah kunjungan pasien baru dengan jumlah hari buka poliklinik. Data pada kasus: 320 kunjungan baru dan 20 hari buka. Maka 320 ÷ 20 = 16 pasien baru per hari.
Jangan memasukkan pasien lama karena yang ditanya khusus kunjungan baru. Juga jangan membagi dengan jumlah hari kalender Februari bila poliklinik hanya buka 20 hari. Hasil matematisnya 16, sehingga pilihan C paling konsisten dengan data pada soal.
Rerata kunjungan baru/hari = kunjungan pasien baru / hari buka = 320 / 20 = 16 pasien/hari.Analisis Pilihan Jawaban
14 pasien/hari tidak diperoleh dari 320 ÷ 20.
15 pasien/hari masih lebih rendah dari hasil pembagian data pada soal.
Tepat. 320 kunjungan baru ÷ 20 hari buka = 16 pasien baru per hari.
17 pasien/hari tidak sesuai hasil perhitungan langsung.
18 pasien/hari juga tidak sesuai hasil pembagian 320 dengan 20.
Hasil perhitungan langsung adalah 16 pasien per hari. Jika ada jawaban berbeda pada bahan lain, periksa kembali apakah data kunjungan atau jumlah hari buka yang digunakan sama.
Sebuah Laporan Statistik Rumah Bersalin tahun 2018 berisi data sebagai berikut: Total pasien keluar 500 pasien, di antaranya terdapat pasien yang keluar dalam keadaan meninggal, yaitu: 10 orang meninggal karena persalinan, 3 orang meninggal dengan CKB karena kecelakaan lalu lintas, 2 orang meninggal karena karsinoma uteri yang dipicu oleh kehamilan. Berapakah nilai Maternal Death Rate (MDR) pada kasus di atas?
1%
2%
0,60%
1,40%
1,60%
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Maternal Death Rate (MDR).
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Identifikasi hanya kematian yang masuk definisi maternal pada bahan soal. Pilihan B paling sesuai (2%). Dalam latihan UKOM, penting memisahkan kematian maternal dari kematian karena penyebab lain yang tidak berkaitan dengan kehamilan/persalinan.
MDR = kematian maternal / kelompok persalinan/kelahiran yang digunakan sebagai denominator sesuai definisi materi.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 1% tidak cocok dengan hasil Maternal Death Rate (MDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Maternal Death Rate (MDR). Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 0,60% tidak cocok dengan hasil Maternal Death Rate (MDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 1,40% tidak cocok dengan hasil Maternal Death Rate (MDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 1,60% tidak cocok dengan hasil Maternal Death Rate (MDR). Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Laporan Statistik Rumah Sakit Ortopedi tahun 2018 berisi data sebagai berikut: Total pasien keluar yang mendapat tindakan operasi 1000 pasien, di antaranya terdapat 20 pasien yang meninggal pasca operasi (5 pasien meninggal kurun waktu 10 hari pasca operasi, 7 pasien meninggal kurun waktu 12 hari pasca operasi dan 8 pasien meninggal kurun waktu 15 hari pasca operasi). Berapakah nilai Postoperative Death Rate pada kasus di atas?
2%
1,2%
0,8%
0,7%
0,5%
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Postoperative Death Rate.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Kematian dalam 10 hari pascaoperasi adalah 5 pasien dari 1.000 pasien operasi. 5/1.000 × 100% = 0,5%, sehingga pilihan E sesuai dengan konsep pada kasus.
Postoperative Death Rate = kematian pascaoperasi dalam batas waktu / pasien operasi × 100% = 5 / 1.000 × 100% = 0,5%.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 2% tidak cocok dengan hasil Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 1,2% tidak cocok dengan hasil Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 0,8% tidak cocok dengan hasil Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 0,7% tidak cocok dengan hasil Postoperative Death Rate. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Postoperative Death Rate. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Tempat Tidur Tersedia, Efisiensi, dan Status Rujukan
Diketahui jumlah TT yang ada di Rumah Sakit "X" adalah sebagai berikut: Bangsal Merpati 15 TT, Bangsal Perkutut Kelas 1 ada 19 TT, Kelas 2 ada 20 TT, Kelas 3 ada 20 TT, UGD 6 TT, Gudang 15 TT, Ruang Persalinan 10 TT, Ruang Operasi 6 TT, NICU 3 TT, Tempat Tidur Bayi sebanyak 3 TT. Berapakah total Tempat Tidur (TT) yang tersedia pada kasus di atas?
71
72
73
74
75
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Penetapan jumlah tempat tidur tersedia.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Hitung hanya TT yang dikategorikan tersedia untuk rawat inap menurut definisi soal. Bangsal Merpati dan kelas rawat inap Perkutut menghasilkan 15 + 19 + 20 + 20 = 74 TT; area UGD, gudang, persalinan, operasi, dan tempat tidur bayi tidak dimasukkan pada jawaban. Jawaban D.
TT tersedia dihitung dari tempat tidur rawat inap yang benar-benar tersedia untuk perawatan; area non-rawat-inap dikeluarkan sesuai definisi soal.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 71 tidak cocok dengan hasil Penetapan jumlah tempat tidur tersedia. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 72 tidak cocok dengan hasil Penetapan jumlah tempat tidur tersedia. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 73 tidak cocok dengan hasil Penetapan jumlah tempat tidur tersedia. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Penetapan jumlah tempat tidur tersedia. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 75 tidak cocok dengan hasil Penetapan jumlah tempat tidur tersedia. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Sebuah rumah sakit pada tahun 2020 melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan diperoleh data pelaporan, yaitu perawatan dalam tahun tersebut sebanyak 40.250 hari. Tingkat penggunaan tempat tidur adalah 60%, rata frekuensi pemakaian (30 kali), lama rawat (6 hari) dan penggunaan tempat tidur 1 pasien 2 hari. Bagaimanakah hasil analisis indikator pelayanan kesehatan di atas menurut standar Kemenkes?
BOR, LOS, BTO dan TOl menunjukkan efisien
BOR, LOS, BTO dan TOl menunjukkan tidak efisien
BOR, LOS dan BTO menunjukkan efisien; TOI tidak efisien
BOR, LOS menunjukkan tidak efisien; BTO dan TOI efisien
BOR, LOS dan TOl menunjukkan efisien; BTO tidak efisien
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Nilai setiap indikator harus dibandingkan satu per satu dengan rentang efisiensi yang digunakan pada Barber-Johnson. BOR 60%, LOS 6 hari, BTO 30 kali, dan TOI 2 hari tidak boleh dinilai sebagai satu paket tanpa melihat makna masing-masing.
Dalam pola standar yang lazim diajarkan, LOS 6 hari dan TOI 2 hari berada pada rentang yang baik, sedangkan BTO 30 kali lebih rendah dari rentang tahunan yang sering digunakan. BOR 60% berada pada batas bawah beberapa standar pelayanan. Dari opsi yang disediakan, E paling mendekati interpretasi bahwa BTO belum efisien sementara indikator lain relatif dapat diterima.
Bandingkan BOR, LOS, TOI, dan BTO satu per satu dengan standar efisiensi yang digunakan pada materi.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai BOR, LOS, BTO dan TOl menunjukkan efisien tidak cocok dengan hasil Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai BOR, LOS, BTO dan TOl menunjukkan tidak efisien tidak cocok dengan hasil Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai BOR, LOS dan BTO menunjukkan efisien; TOI tidak efisien tidak cocok dengan hasil Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai BOR, LOS menunjukkan tidak efisien; BTO dan TOI efisien tidak cocok dengan hasil Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Interpretasi efisiensi BOR, LOS, BTO, dan TOI. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Seorang perempuan datang ke sebuah rumah sakit untuk melakukan pelayanan rawat inap. Dia masuk ke unit rawat inap pada tanggal 3 April 2018 dengan menempati Bangsal Mawar Kelas 1. Lalu pada tanggals April 2018 karena rumah sakit tidak memiliki fasilitas untuk perawatan lebih lanjut, maka perempuan tersebut dipindah ke rumah sakit lain. Apakah status pasien tersebut di rumah sakit yang dituju?
Pasien Masuk
Pasien Keluar
Pasien Transfer
Pasien Rujukan
Pasien Pindahan
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Pasien yang dipindahkan dari rumah sakit asal karena membutuhkan fasilitas lebih lanjut diterima di rumah sakit tujuan sebagai pasien rujukan. pilihan yang paling sesuai D.
Pasien yang dikirim dari rumah sakit asal ke fasilitas lain diterima sebagai pasien rujukan di rumah sakit tujuan.Analisis Pilihan Jawaban
Pasien Masuk masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan pada kasus ini.
Pasien Keluar masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan pada kasus ini.
Pasien Transfer masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan pada kasus ini.
Pilihan ini paling tepat karena langsung menggambarkan Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan pada situasi yang diceritakan.
Pasien Pindahan masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Status pasien rujukan di rumah sakit tujuan pada kasus ini.
BOR, Standar Efisiensi, dan Barber Johnson
Seorang PMIK diminta oleh atasan untuk melakukan perhitungan Bed Occupancy Ratio Rumah Sakit Harapan Bunda. Berdasarkan data Rumah Sakit Harapan Bunda memiliki Tempat Tidur (TT) tersedia 50 TT. Pada bulan Januari tercatat perubahan yaitu penambahan 5 TT pada tanggal 25. Hingga akhir Januari tercatat Hari Perawatan (HP) = 1.250. Berapakah jumlah Bed Occupancy Ratio (BOR) periode Januari pada kasus di atas?
70%
78%
78,5%
80,5%
78,90%
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: BOR dengan perubahan jumlah tempat tidur.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Karena jumlah tempat tidur berubah pada tanggal 25 Januari, denominator BOR seharusnya menggunakan hari-tempat-tidur berbobot. Jika 50 TT berlaku selama 24 hari dan 55 TT selama 7 hari, kapasitas periode = (50×24) + (55×7) = 1.585 hari-tempat-tidur. BOR = 1.250 ÷ 1.585 × 100% ≈ 78,86%.
Nilai yang paling dekat adalah 78,90% pada opsi E. Inti soal ini adalah jangan memakai 50 atau 55 TT untuk seluruh bulan ketika kapasitas berubah di tengah periode.
BOR = HP / hari-tempat-tidur tersedia × 100%; hari-tempat-tidur perlu dibobot berdasarkan tanggal perubahan TT.Analisis Pilihan Jawaban
70% terlalu rendah jika hari-tempat-tidur dihitung dengan perubahan kapasitas pada tanggal 25.
78% mendekati tetapi masih di bawah hasil hitung sekitar 78,86%.
78,5% lebih jauh dari hasil berbobot dibanding opsi E.
80,5% lebih tinggi dari hasil perhitungan hari-tempat-tidur berbobot.
Paling dekat. BOR ≈ 1.250/1.585×100% = 78,86%, dibulatkan sekitar 78,9%.
Hasil dapat bergeser sedikit bila fasilitas memakai konvensi tanggal efektif yang berbeda, tetapi perhitungan berbobot tetap lebih tepat daripada memakai satu jumlah TT untuk seluruh bulan.
Seorang PMIK sedang bertugas untuk membuat laporan mutu pelayanan kepada direktur rumah sakit. Dalam perhitungan statistik kematian di rumah sakit terdapat toleransi 25 kematian dari 1.000 penderita keluar baik hidup maupun mati. Laporan tersebut akan digunakan untuk rapat evaluasi bersama tim mutu dan sebagai bahan pengambilan keputusan. Apakah indikator statistik yang dimaksud pada kasus tersebut?
Net Death Rate
Fetal Death Rate
Gross Death Rate
Net Autopsy Rate
Gross Autopsy Rate
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Interpretasi indikator kematian rumah sakit.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Indikator kematian rumah sakit harus dibedakan dari pembilang dan penyebutnya. Gross Death Rate menghitung seluruh kematian pasien rawat inap terhadap seluruh pasien keluar hidup dan mati. Net Death Rate mengecualikan kematian yang terjadi kurang dari 48 jam dari komponen tertentu sehingga lebih menggambarkan kematian setelah pasien sempat mendapat perawatan lebih lama.
Angka batas 25 per 1.000 pasien keluar lebih sering dikaitkan dengan NDR dalam materi statistik rumah sakit, sedangkan GDR umumnya mempunyai batas yang lebih tinggi. Karena itu, secara konsep pilihan A lebih sesuai dengan petunjuk angka 25‰.
Identifikasi indikator dari definisi numerator/denominator dan batas toleransi yang disebut pada soal.Analisis Pilihan Jawaban
Paling sesuai. Batas sekitar 25 kematian per 1.000 pasien keluar lazim dikaitkan dengan Net Death Rate.
Fetal Death Rate memakai populasi kelahiran/kematian janin, bukan seluruh pasien keluar rumah sakit.
Gross Death Rate menghitung seluruh kematian rawat inap; angka batas yang umum diajarkan berbeda dari petunjuk 25‰ pada soal.
Net Autopsy Rate menilai proporsi autopsi, bukan angka kematian pelayanan.
Gross Autopsy Rate juga berkaitan dengan autopsi, bukan mortalitas pasien keluar.
Butir ini perlu dibaca kritis: angka 25‰ lebih konsisten dengan NDR daripada GDR. Hafalkan definisi indikator, bukan hanya angka batas.
Seorang PMIK diminta oleh atasan untuk melakukan Standar Efisiensi Indikator Pelayanan Rumah Sakit. Berdasarkan Nilai BOR menunjukkan angka 70%. Nilai AvLOS 5 hari, nilai TOl 2 hari, nilai BTO 5 kali. Data ini merupakan hasil perhitungan tingkat efisiensi pelayanan ruman sakit periode tahun 2020. Data ini dari analisis perekam medis. Apakah pendapat sebagai seorang rekam medis pada kasus di atas?
Kondisi aman
BOR sudah efisien
Sesuai standar GBJ
Menunjukkan nilai tidak efisien
Mempertahankan kondisi tersebut
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Nilai BOR 70%, AvLOS 5 hari, TOI 2 hari, dan BTO 5 kali tidak seluruhnya berada pada rentang efisiensi yang lazim dipakai bersama. Karena itu kesimpulan pilihan yang paling sesuai adalah “menunjukkan nilai tidak efisien”, pilihan D.
Efisiensi dinilai dengan membandingkan BOR, AvLOS, TOI, dan BTO terhadap rentang standar secara bersama-sama.Analisis Pilihan Jawaban
Kondisi aman masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap pada kasus ini.
BOR sudah efisien masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap pada kasus ini.
Sesuai standar GBJ masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap pada kasus ini.
Pilihan ini paling tepat karena langsung menggambarkan Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap pada situasi yang diceritakan.
Mempertahankan kondisi tersebut masih berkaitan dengan statistik pelayanan, tetapi tidak menjawab fokus Evaluasi efisiensi pelayanan dengan indikator rawat inap pada kasus ini.
Seorang PMIK diminta oleh atasan untuk melakukan perhitungan Bed Occupancy Ratio Rumah Sakit Salsabila Husada. Berdasarkan data Rumah Sakit Salsabila Husada memiliki Tempat Tidur (TT) tersedia 100 TT. Pada bulan Maret tercatat perubahan yaitu penambahan 12 TT pada tanggal 21. Hingga akhir Maret tercatat Hari Perawatan (HP) = 1.800. Berapakah jumlah Bed Occupancy Ratio (BOR) periode Januari pada kasus di atas?
40%
58%
66%
78%
78,5%
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: BOR dengan penambahan tempat tidur dalam periode.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Penambahan 12 tempat tidur pada 21 Maret membuat kapasitas tidak konstan. Jika 100 TT berlaku 20 hari dan 112 TT berlaku 11 hari, total hari-tempat-tidur = (100×20) + (112×11) = 3.232. BOR = 1.800 ÷ 3.232 × 100% ≈ 55,7%.
Tidak ada pilihan yang tepat sama dengan hasil tersebut. Angka 58% muncul bila penambahan TT diabaikan dan denominator tetap 100×31. Justru di sinilah poin belajarnya: perubahan kapasitas harus dibobot berdasarkan lama berlakunya agar BOR tidak bias.
BOR = HP / hari-tempat-tidur tersedia × 100%; kapasitas 100 TT berubah menjadi 112 TT mulai tanggal efektif penambahan.Analisis Pilihan Jawaban
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Dengan data sebagaimana tertulis dan penambahan TT efektif 21 Maret, hasil berbobot sekitar 55,7%, sehingga tidak ada opsi yang benar-benar tepat.
Seorang PMIK melakukan pengukuran tingkat efisiensi tempat tidur dapat disajikan dalam bentuk grafik Barber Johnson. Daerah efisien (standart Barber Johnson) dibuat dan merupakan daerah yang dibatasi oleh perpotongan garis BOR, LOS, TOI, dan BTO. Manakah standar nilai berdasarkan Barber Johnson yang tepat untuk kasus di atas?
TOI = 1, TOI = 3, BOR = 75%
TOI = 1, BOR = 75%, AVLOS = 12
TOI = 3, BOR = 75%, AVLOS = 12
TOI = 1, TOI = 3, BOR = 70%, AVLOS = 12
TOI = 1, BTO = 3, BOR = 75%, AVLOS = 12
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Standar daerah efisien Grafik Barber Johnson.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Grafik Barber-Johnson menghubungkan BOR, AvLOS, TOI, dan BTO untuk menilai efisiensi penggunaan tempat tidur. Batas yang umum diajarkan antara lain BOR sekitar 75–85%, TOI 1–3 hari, dan AvLOS sekitar 3–12 hari; BTO dinilai sebagai frekuensi pemakaian tempat tidur per periode dan nilainya harus masuk akal terhadap periode yang digunakan.
Karena itu opsi harus dibaca sebagai satu rangkaian batas, bukan memilih satu angka yang kebetulan benar. Pada pilihan yang tersedia, penulisan 'BTO = 3' pada opsi E tampak tidak sejalan dengan konsep BTO tahunan dan kemungkinan merupakan salah ketik. Butir ini sebaiknya digunakan untuk memahami hubungan indikator, bukan menghafal kombinasi yang janggal.
Grafik Barber Johnson menggabungkan BOR, AvLOS, TOI, dan BTO; daerah efisien ditentukan oleh batas standar yang digunakan dalam bahan ajar.Analisis Pilihan Jawaban
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Opsi ini tidak dapat dipastikan benar dari data sebagaimana tertulis. Gunakan catatan konsep untuk melihat bagian informasi yang ambigu atau tidak konsisten.
Tidak ada opsi yang tampak sepenuhnya konsisten dengan batas Barber-Johnson yang lazim diajarkan; terutama 'BTO = 3' perlu diverifikasi.
Rekapitulasi Tempat Tidur dan Statistik Deskriptif
Diketahui jumlah TT yang ada di Rumah Sakit "X" adalah sebagai berikut: Bangsal Mawar 10 TT, Bangsal Dahlia Kelas 1 ada 10 TT, Kelas 2 ada 15 TT, Kelas 3 ada 20 TT, UGD 6 TT, Gudang 15 TT, Ruang Operasi 2 TT, Bangsal Melati Kelas 1 ada 5 TT, Kelas 2 ada 2 TT, NICU 3 TT. Berapakah total Tempat Tidur (TT) yang tersedia pada kasus di atas?
61
62
63
64
65
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Pisahkan TT rawat inap dari fasilitas yang bukan TT tersedia untuk perawatan inap. Pada pilihan yang paling sesuai, total yang dihitung adalah 62 TT sehingga jawaban B.
TT tersedia = jumlah TT rawat inap yang memenuhi definisi ketersediaan; UGD, gudang, ruang operasi, dan fasilitas non-rawat-inap tidak otomatis dihitung.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 61 tidak cocok dengan hasil Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 63 tidak cocok dengan hasil Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 64 tidak cocok dengan hasil Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 65 tidak cocok dengan hasil Penetapan tempat tidur tersedia dari daftar fasilitas. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Seorang PMIK melakukan perhitungan LD pasien di Rumah Sakit Royal Cempaka. Berdasarkan data Rumah Sakit Royal Cempaka jika seorang pasien masuk rawat inap di rumah sakit tanggal 27 Maret 2011, dan keluar pada tanggal 8 April 2011. Berapakah lama dirawat pasien pada kasus tersebut?
10 hari
11 hari
12 hari
13 hari
14 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Perhitungan lama dirawat lintas bulan.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Hitung selisih kalender dari 27 Maret sampai 8 April. Selisihnya 12 hari, sehingga pilihan C sesuai hasil analisis.
LD = 8 April − 27 Maret = 12 hari.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 10 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat lintas bulan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 11 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat lintas bulan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Perhitungan lama dirawat lintas bulan. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 13 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat lintas bulan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 14 hari tidak cocok dengan hasil Perhitungan lama dirawat lintas bulan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Di sebuah Rumah Sakit Sejahtera terdapat sebuah ruang perawatan yang namanya Ruang Mawar. Pada tahun 2012 Rumah Sakit Sejahtera mempunyai hari perawatan sebanyak 16.425 hari. Jumlah tempat tidur Ruang Mawar di Rumah Sakit Sejahtera tercatat memiliki kapasitas sebanyak 60 buah. Berdasarkan data tersebut hitunglah nila BOR pada tahun 2012?
60%
65%
70%
75%
80%
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Denominator kapasitas tahunan = 60 × 365 = 21.900 hari-tempat-tidur. BOR = 16.425/21.900 × 100% = 75%, pilihan D.
BOR = HP / (TT × 365) × 100% = 16.425 / (60 × 365) × 100% = 75%.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 60% tidak cocok dengan hasil Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 65% tidak cocok dengan hasil Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 70% tidak cocok dengan hasil Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 80% tidak cocok dengan hasil Bed Occupancy Ratio (BOR) tahunan. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Data berikut ini adalah catatan tanggal masuk dan keluar dari setiap pasien di bangsal bedah sebuah rumah sakit pemerintah dalam bulan Juli 2018: Pasien A, masuk 1 juli, keluar 11 juli Pasien B, masuk 5 juli, keluar 15 juli Pasien C, masuk 10 juli, keluar 20 juli Pasien D, masuk 15 juli, keluar 25 juli Pasien E, masuk 20 juli, belum keluar dibulan juli Pasien F, masuk 24 juli, keluar 29 juli Berapa hari total lama dirawat pasien bangsal bedah bulan juli 2018 pada kasus diatas?
10 hari
20 hari
36 hari
45 hari
51 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Total lama dirawat pasien keluar pada periode.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Masukkan hanya pasien yang keluar pada Juli. Empat pasien pertama masing-masing 10 hari, pasien F 5 hari, sedangkan pasien E belum keluar. Total 45 hari, pilihan D.
Total LD pasien yang keluar pada Juli = 10 + 10 + 10 + 10 + 5 = 45 hari; pasien yang belum keluar tidak masuk total LD pasien keluar pada periode.Analisis Pilihan Jawaban
Nilai 10 hari tidak cocok dengan hasil Total lama dirawat pasien keluar pada periode. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 20 hari tidak cocok dengan hasil Total lama dirawat pasien keluar pada periode. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 36 hari tidak cocok dengan hasil Total lama dirawat pasien keluar pada periode. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Total lama dirawat pasien keluar pada periode. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 51 hari tidak cocok dengan hasil Total lama dirawat pasien keluar pada periode. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Data lama dirawat dari pasien yang keluar pasca perawatan di bangsal bedah sebuah rumah sakit swasta sebagai berikut: Pasien A 7 hari, Pasien B 3 hari, Pasien C 3 hari, Pasien D 6 hari, Pasien E 5 hari, Pasien F 4 hari, Pasien G 5 hari, Pasien H 3 hari, Pasien I 5 hari, Pasien J 3 hari, Pasien K 8 hari. Berapakah modus dari data lama dirawat tersebut diatas?
3 hari
4 hari
5 hari
6 hari
7 hari
CARA MENJAWAB
Catat data angka, periode, dan satuan yang diberikan pada soal.
Identifikasi konsep yang diuji: Modus data lama dirawat.
Pilih rumus/definisi yang sesuai, hitung atau interpretasikan, lalu bandingkan dengan opsi dan pilihan yang paling sesuai.
Sudah mencoba menentukan jawabannya?Buka pembahasan & jawaban
Pembahasan Langkah demi Langkah
Susun frekuensi setiap nilai. Angka 3 hari muncul paling banyak pada daftar, sehingga modusnya 3 hari dan jawaban A.
Modus = nilai yang paling sering muncul; 3 hari muncul paling sering pada daftar.Analisis Pilihan Jawaban
Pilihan ini sesuai dengan hasil perhitungan atau definisi Modus data lama dirawat. Cocokkan angka akhir dengan satuannya, bukan hanya dengan besarnya nilai.
Nilai 4 hari tidak cocok dengan hasil Modus data lama dirawat. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 5 hari tidak cocok dengan hasil Modus data lama dirawat. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 6 hari tidak cocok dengan hasil Modus data lama dirawat. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Nilai 7 hari tidak cocok dengan hasil Modus data lama dirawat. Periksa kembali pembilang, penyebut, jumlah hari, serta satuan yang digunakan sebelum menetapkan angka akhir.
Ringkasan Tips Ujian
Jangan mencampur hari perawatan (HP) dengan lama dirawat (LD).
Jika jumlah TT berubah di tengah bulan, jangan memakai satu angka TT untuk seluruh periode tanpa pembobotan.
Pada GDR/NDR/MDR/FDR/PODR, identifikasi numerator dan denominator sebelum menghitung.
Untuk soal “TT tersedia”, keluarkan area yang bukan tempat tidur rawat inap sesuai definisi pada bahan soal.
Setelah menghitung, cek apakah hasil mendekati opsi; bila tidak, periksa asumsi tanggal efektif dan catatan penting.
